12 Parpol Lolos Administrasi Termasuk PSI, Partai Milik Tommy Soeharto Gagal

by
Inilah 14 parpol kelompok peratama yang telah menjalani verifikasi administrasi. 12 parpol dinyatakan lolos dan melaju ke tahap verifikasi faktual.
Inilah 14 parpol kelompok peratama yang telah menjalani verifikasi administrasi. 12 parpol dinyatakan lolos dan melaju ke tahap verifikasi faktual.

 

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Sebanyak 12 dan 14 partai politik dinyatakan lolos verifikasi administrasi calon peserta pemilu 2019. Adapun dua parpol dari kelompok pertama di tahap ini  yang gagal lolos verifikasi adalah Partai Berkarya besutan Tommy Soeharto dan Partai Garuda.

Selanjutnya, 12 partai politik yang dinyatakan lolos akan mengikuti verifikasi faktual. Ke-12 partai yang melaju ke tahap verifikasi faktual yakni, Partai Perindo, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), PDI-P, Partai Hanura, Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“Berdasarkan hasil penelitian administrasi kita, ada 12 parpol dilanjutkan ke verifikasi faktual, sedangkan dua parpol tidak bisa melanjutkan ke verifikasi faktual,” ujar Ketua KPU Arief Budiman saat memberikan keterangan di kantor KPU, Jakarta Pusat.

Yang cukup mengejutkan adalah lolosnya parpol baru, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam tahap verifikasi administrasi ini. Parpol yang dinakhodai mantan presenter cantik, Grace Natalie ini bersanding dengan parpol besar peserta Pemilu 2014 yang sudah mapan.

Pada kesempatan yang sama, komisioner KPU Hasyim Azhari menuturkan, ada dua jenis dokumen yang menjadi syarat sebuah partai lolos penelitian administrasi perbaikan, yakni dokumen yang diserahkan ke KPU Pusat dan KPU Daerah.

Dokumen administrasi tersebut meliputi kepengurusan, keterwakilan perempuan, kantor, rekening dan keanggotaan.

“Basis penelitian KPU ada di dua tingkatan tadi. Dokumen parpol harus lengkap. Kalau kepengurusan mulai dari tingkat pusat sampai kecamatan. Kalau rekening bank itu yang dimiliki DPP hingga kabupaten atau kota,” ucap Hasyim.

Untuk parpol kelompok kedua yang akan mengikuti verifikasi administrasi adalah sembilan parpol yang belakangan dinyatakan berhak melanjutkan proses pendaftaran dan verifikasi calon peserta pemilu setelah memenangkan gugatan di Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI. KPU akan melakukan verifikasi faktual terhadap parpol yang dinyatakan memenuhi syarat.

Kesembilan parpol tersebut yakni PKPI Hendropriyoni, PBB, Idaman, Partai Bhinneka, PPPI, Partai Republik, Partai Rakyat, Parsindo, dan PIKA.

Bagi parpol peserta pemilu 2014, verifikasi faktual hanya dilakukan untuk daerah otonom baru (DOB), yaitu di Kalimantan Utara (Kaltara), serta 17 kabupaten/kota. Di antara parpol 2014 yang masuk dalam kelompok kedua ini adalah PBB dan PKPI.

Sedangkan terkait dua parpol yang gagal lolos tahap ini -salah satunya adalah Partai Berkarya-, KPU menyatakan karena tidak memenuhi syarat administrasi untuk dapat lolos ke tahap verifikasi faktual.

“Partai politik tersebut tidak memenuhi batas minimal syarat dokumen daftar keanggotaan yaitu 1.000 atau 1/1.000 dari jumlah penduduk,” kata Hasyim Asy’ari lewat keterangan tertulis.

Padahal yang dibidani Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) ini sebelumnya yakin akan lolos verifikasi faktual dan menargetkan akan menjadi salah satu peserta pemilu 2019. Partai yang didominasi bekas politikus Partai Golkar itu, kata Sekretaris Jenderal Badarudin Andy Picunang, menargetkan semua provinsi melakukan rapat kerja wilayah menyongsong verifikasi administrasi dan faktual yang akan dilakukan KPU tahun ini.

Partai Berkarya merupakan gabungan dari dua partai politik, yakni Partai Beringin Karya dan Partai Nasional Republik. Partai ini didirikan pada tanggal 15 Juli 2016 dan mendapatkan legitimasi hukum dan sah sebagai partai politik di Indonesia pada tanggal 17 Oktober 2016. Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto menjabat sebagai ketua dewan pembina. (tpi/gin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *