13 Negara Akan Meriahkan Cross Culture Festival Tahun Ini

oleh
Salah satu penampilan peserta Cross Culture Festival tahun lalu.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Sebanyak 13 negara dipastikan bakal memeriahkan Cross Culture Festival atau festival seni lintas budaya tahun ini. Dua diantara 13 negara itu merupakan sister city dengan Kota Surabaya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Antiek Sugiharti, menuturkan ada 248 peserta yang akan ikut berpartisipasi dari mancanegara. Kemudian 94 peserta dari dalam negeri lintas provinsi.

“Jadi totalnya 359 peserta yang berpartisipasi dari dalam maupun luar negeri,” kata Antiek saat jumpa pers Rabu, (17/07/2019).

Beberapa negara yang dipastikan ikut antara lain Jepang, India, Polandia, Ceko,Timor Leste, Bulgaria, Uzbekistan, Russia, Mexico, Thailand, Italy, Busan, Guangzhou,. Sementara itu 5 lintas provisnis diantaranya Kabupaten Banggai, Pangkalpinang, Kota Solok, Jawa Barat, Mengwi.

Antiek menuturkan untuk acara tahun ini tema yang diambil Surabaya Cross Culture International Folk Art Festival. Rencananya event internasional tersebut bakal digelar pada 21-25 Juli 2019.

“Kami mencoba membuat sesuatu baru lagi agar di tiap eventnya lebih menarik Biasanya dibuka dengan Festival Remo dan Yosakoi di Balai Kota, kali ini digelar dengan cara yang berbeda,” terang Antiek.

Konsep yang berbeda tersebut diantaranya penampilan tidak seperti tahun lalu dari para delegasi. Selain itu, akan ada workshop khusus yang melibatkan masyarakat umum, sehingga nantinya masyarakat dapat gabung untuk mengikuti workshop.

“Ya workshop yang melibatkan masyarakat umum ini memang melibatkan masyarakat luas, berbeda sekali memang,” ujar Antiek.

Acara yang dinilai memiliki dampak ekonomi yang cukup besar ini, diharapkan mampu menarik dan mengembangkan perekonomian khususnya bagi warga Kota Surabaya. Dampak ekonomi itu dapat dirasakan oleh hotel-hotel, restoran, transportasi, dan souvenir.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Tunjung Iswandaru mengatakan pihaknya sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk Jalan Tunjungan dan Taman Surya.

Tidak hanya itu, Dishub Kota Surabaya menyediakan kantong parkir yang disiapkan khusus untuk warga yang menyaksikan pesta rakyat itu.

“Kami menyediakan 8-10 kantong parkir yang terletak di wilayah area acara. Seperti di Jalan Genteng Kali, Balai Pemuda, Wijaya Kusuma, dan Jalan Pacar,” kata Tunjung.

Kantong parkir yang sudah disiapkan sebanyak 8-10 itu mampu memuat kendaraan roda dua antara 1.200-1300 kendaraan. Kemudian untuk kendaraan roda 4 mampu menampung 300-400 kendaraan. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.