28 Unsur Komunitas Akan Meriahkan Parade Surabaya Juang Tahun Ini

Kemeriahan acara parade Surabaya juang yang digelar Pemkot Surabaya, pada tahun lalu. 

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, bakal kembali menggelar Parade Surabaya Juang, Minggu (5/11/2017) pagi. Untuk gelaran tahunan yang memasuki tahun kesembilan ini, pemkot menjanjikan akan dikemas berbeda dari penyelenggaraan tahun sebelumnya.

Kabid Destinasi Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya, Retno Hariati menyampaikan, sedikitnya ada 28 unsur komunitas yang akan ikut tampil dalam agenda ini.

Nantinya, di sepanjang jalan yang menjadi rute Parade Surabaya Juang, akan ditampilkan teatrikal perjuangan Arek-Arek Suroboyo kala melawan sekutu pada tahun 1945 silam.

“Untuk tahun ini, Parade Surabaya Juang yang menempuh rute dari Jalan Pahlawan menuju kawasan Taman Bungkul,” ujar Retno Hariati, Rabu (1/11/2017).

Selain aksi teatrikal lebih diperbanyak, dalam penyelenggaraan parade juang tahun ini nuansa kebangsaan yang diciptakan juga diupayakan lebih semarak.

Menurut Retno, akan ada banyak elemen yang ikut memeriahkan Parade Surabaya Juang tahun ini. Seperti Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), PNS Pemkot Surabaya, komunitas seni, mahasiswa/pelajar. Bahkan, sambung Retno, gaung agenda Parade Surabaya Juang ini sudah menasional.

“Kami berupaya agendakan ini sebagai event nasional. Ini sudah dapat lisensi dari Kementerian Pariwisata,” jelas Retno.

Ketua Komunitas Surabaya Juang, Herry Lentho menyampaikan, Parade Surabaya Juang akan diawali dengan teatrikal Sumpah Pregolan (sumpah merdeka atau mati).

“Nanti ada yang memerankan tokoh Gubernur Suryo lau memberikan plakat (prasasti perang kemenangan perjuangan Surabaya) kepada Bu Wali,” ujarnya.

Selain di kawasan Tugu Pahlawan, teatrikal juga akan digelar di kawasan Siola, yakni perang TKR laut, kemudian teatrikal perobekan bendera belanda di Hotel Mojopahit yang dilanjutkan pembacaan puisi “Surabaya” karya KH Mustofa Bisri (Gus Mus). Kemudian teatrikal perang 10 November di depan Grahadi, lalu di Tugu Bambu Runcing dan Polisi Istimewa-Santa Maria.

“Intinya, kalau dulu parade lebih banyak jalan, sekarang sosiodrama. Ada urutan cerita dari awal hingga akhir,” sambung Herry Lentho.

Sementara untuk mensukseskan acara parade juang tahun ini, Dinas Perhubungan akan mengerahkan 75 personel. Selain itu, Dishub juga mengerahkan 25 orang untuk penataan parkir. Serta, 150 palang kuda/barrier.

“Kami akan bersinergi dengan Satlantas Polrestabes Surabaya. Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat bila nantinya arus lalu lintas lebih padat dari biasanya,” ujar Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dishub Surabaya, Subagio Utomo.

Sedangkan dari Satpol PP dan Linmas Kota Surabaya, setidaknya ada 600 personel yang akan diterjunkan. Mereka ditugaskan untuk membantu kelancaran acara tersebut. (bmb/gbi)