29 Pengacara dan Ratusan Massa Dampingi Buni Yani Jalani Sidang

Buni Yani saat didampingi para pengacaranya.

GLOBALINDO.CO, BANDUNG – Tersangka kasus pelanggaran UU ITE, Buni Yani menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Bandung, Jalan R.E Martadinata, Selasa (13/6/2017). Sebanyak 29 penasihat hukum mendampingi Buni Yani dalam proses peradilan ini. Selain itu, Buni Yani juga mendapat support dari ratusan massa yang menggelar aksi di depan pengadilan.

Dengan berkemeja putih, Buni hadir sekitar pukul 09.00 WIB di ruang sidang yang sudah dipenuhi masyarakat. Sidang dipimpin oleh M. Sapto dengan agenda pembacaan dakwaan.

Adapun isi dakwaan seputar pengunggahan potongan video sambutan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat kunjungan ke Pulau Pramuka, Kelurahan Panggang, Kecamatan Pulau Seribu Selatan, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu dalam rangka progran kerja sama Pemprov DKI Jakarta dengan Alumni Sekolah Tinggi Perikanan (STP).

(Baca Juga: Bacakan Pleidoi, Ahok Tuding Buni Yani Biang Kerok Fitnah)

Sayup-sayup teriakan massa demonstran di luar gedung mengiringi pembacaan dakwaan. Ratusan anggota kepolisian berjaga di luar gedung dan di dalam ruang sidang.

Aparat yang diterjunkan di sidang perdana di antaranya, 260 personil dari Polda Jawa Barat dan 273 personil dari Polrestabes Bandung.

Sementara itu, massa yang tergabung dalam Aliansi Pergerakan Islam (API) Jawa Barat berdatangan ke Pengadilan Negeri (PN) Bandung. Mereka menempatkan mobil dengan pengeras suara di depan pengadilan, tepat di median Jalan RE Martadinata, Kota Bandung.

Di sejumlah mobil yang dibawa massa, terpasang spanduk bertuliskan ” Buni Yani Pembuka Kebenaran, Bukan Penyebar Kebencian”. Ada juga spanduk “Tegakkan Keadilan #SaveBuniYani”.

Seperti diketahui, Buni Yani disangkakan dengan Pasal 28 ayat (2) Undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman maksimal enam tahun penjara atau denda paling banyak Rp 1 miliar lantaran mem-posting video yang diduga berisi ujaran kebencian. Dalam postingan itu, Buni menyertakan keterangan yang dianggap kontroversial ketika Ahok menyebutkan surat Al – Maidah ayat 51.(kcm/ziz)

Tags: