3 Wanita Selundupkan Narkoba Cair Senilai Rp 21 Miliar

sabu-cairGLOBALINDO.CO, TANGERANG – Kantor Bea dan Cukai bersama Polres Bandara Soekarno-Hatta telah berhasil membongkar penyelundupan narkotik jenis sabu menggunakan botol air mineral. Sebanyak 22,12 kilogram sabu diperkirakan senilai Rp 21 miliar berhasil disita dari tangan para tersangka.

“Sabu cair tersebut dibawa tiga tersangka wanita dari Kuala Lumpur dan Hong Kong,” tegas Kepala Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta Erwin Situmorang, Senin, 31 Oktober 2016.

Paketan sabu cair tersebut diselundupkan dalam dua tahap. Yaitu Pada Kamis, 13 Oktober, petugas menangkap Nne, warga negara Malaysia yang membawa dua botol sabu cair. Nne membawa sabu cair itu dari Kuala Lumpur ke Jakarta. “Beratnya 3,1 kilogram,” tandas Erwin.

Pada keesokan harinya, petugas kembali  mengamankan dua wanita Indonesia berinisial YN dan MT. Setelah pemeriksaan secara intensif, dari tangan kedua wanita ini petugas mendapatkan 12 botol sabu cair dengan kemasan sama. Keduanya terbang dari Hong Kong.

Kedua wanita itu hendak mengecoh petugas dengan keluar secara terpisah. YN keluar melewati Terminal 2-D, sedangkan MT keluar melalui Terminal 2-E. “Dari tangan keduanya didapat 18,9 kilogram sabu cair,” tuturnya.

Erwin menambahkan, satu botol air mineral tersebut berukuran 1,5 liter. Jika dijumlahkan, totalnya 22,12 kilogram sabu dengan estimasi sekitar Rp 21 miliar.

Wakil Kepala Polres Bandara Soekarno-Hatta Ajun Komisaris Besar Risnanto mengatakan modus yang digunakan para kurir narkotik internasional ini tergolong cara baru. “Nantinya sabu ini dipanaskan agar berubah menjadi serbuk, untuk kemudian dijual,” katanya.

Setelah menangkap tiga wanita kurir itu, petugas melakukan pengembangan penyelidikan serta menangkap S dan A selaku penerima paket sabu ini. (nh/tm)