Dua Atlet Selancar Surabaya Dituntut 6 Tahun Penjara karena Narkoba

oleh
Dua terdakwa yang juga atlet selancar asal Surabaya, Kuswanto dan Moch Denand Fadel Bangsawan mendengarkan jaksa penuntut umum membacakan tuntutan di PN Surabaya. Keduanya dituntut 6 tahun pejara karena dianggap terbukti memiliki sabu 0,59 gram.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA РDua terdakwa yakni, Kuswanto dan Moch Denand Fadel Bangsawan hukuman 6 tahun penjara atas kepemilikan sabu seberat 0,59 gram. Dua terdakwa yang menjadi atlet selancar itu juga juga dikenai denda sebesar Rp 1.000.000.000 (satu miliar rupiah) subside 3 bulan kurungan.

Tuntutan ini dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Surabaya, Linda B Karundeng pada sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Slamet Riadi di Pengadilan Negeri Surabay, kemarin. JPU menyatakan tuntutan tersebut sesuai pasal 114 ayat (1) Undang Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Menanggapi tuntutan JPU, penasehat hukum Fariji SH akan melakukan pembelaan (pledoi) secara tertulis yang akan dibacakan di hadapan majlis hakim pada persidangan mendatang.

“Saya akan lakukan upaya pembelaan pada persidangan pekan depan” ujar Fariji menanggapi tuntutan JPU yang dinilainya kurang memenuhi rasa keadilan.

Dalam pleidonya nanti, kuasa hukum akan memohon kepada majelis hakim agar menjatuhkan vonis lebih ringan kepada kedua terdakwa. Pasalnya, menurut Fariji, terdakwa merupakan tulang punggung keluarga.

Selain itu, kedua terdakawa warga Sukolilo Lor dan Perum Wisma Indah II K6 Surabaya itu tidak pernah dihukum sebelumnya.

“Kasihan kan, dia itu tulang punggung keluarga, dia juga sudah mengakui perbutanya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang sama dikemudian hari” ujar Fariji SH saat dikonfirmasi usai persidangan. (ady)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *