4 Parpol Baru Ikuti Verifikasi di Kemenkum HAM: Perindo, Partai Idaman, Beringin Karya, dan PSI

5bf310bc-1142-47bb-b6ff-a846cefed9c0GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Pemilihan umum (Pemilu) mendatang tampaknya bakal kian semarak dengan hadirnya 4 partai politik (Parpol) baru. Jika ditambahkan Parpol yang sudah ada maka jumlahnya mencapi 15.

Keempat Parpol baru itu ialah Perindo, Partai Idaman, Beringin Karya, dan PSI. Para punggawa Parpol baru ini tampak menghadiri proses verifikasi di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM), Selasa (24/5/2016).

Verifikasi ini merupakan langkah awal sebelum menjadi peserta pemilu 2019. Terdapat 2 agenda besar dalam tahapan verifikasi partai politik, pertama verifikasi administratif, yaitu memverifikasi dokumen yang disampaikan oleh partai politik. Kedua, verifikasi faktual, yaitu melakukan survei langsung ke kantor DPP, DPD tingkat 1 dan tingkat 2 serta tingkat kecamatan.

Nantinya hasil verifikasi dari Kemenkum HAM akan dikirimkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk meloloskan partai yang akan berlaga di Pemilu 2019.

“Hari ini kami mengundang semua petinggi parpol, total ada 15 parpol yang diundang termasuk partai baru dan partai yang baru berkonflik,” kata Humas Kemenkum HAM, Dedet, di Graha Pengayoman Kemenkum HAM.

Partai politik menjadi badan hukum merupakan amanat pasal 51 ayat (1a) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik yang menyatakan bahwa verifikasi partai politik menjadi badan hukum paling lambat dilakukan dua setengah tahun sebelum pemilu. Kemenkum HAM membuka pendaftaran untuk partai politik menjadi badan hukum mulai 24 Mei 2016 sampai 29 Juli 2016 di kantor Kemenkum HAM.

Acara sendiri akan dibuka oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly. Sedangkan beberapa tokoh sudah terlihat hadir seperti Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama, Jimly Assidiqiw, dan Dirjen Imigrasi, Ronny Sompie.

“Surya Paloh dijadwalkan akan hadir. Sedangkan PDIP akan diwakilkan oleh Arif Wibowo,” kata Dedet.

Berikut 15 Parpol yang hadir dalam verifikasi hari ini:

1. PDIP
2. Golkar
3. Gerindra
4. Partai Demokrat
5. PKB
6. PAN
7. PKS
8. PPP
9. Hanura
10. NasDem
11. PBB
12. Perindo
13. Partai Idaman
14. Beringin Karya
15. PSI.(dtc/ziz)