60 Orang Tewas, Banguan Hancur Dalam Serangan Arab Saudi

Aula kota tempat serangan pesawat tempur Arab Saudi mengenai tempat pemakaman di Sanaa,

Aula kota tempat serangan pesawat tempur Arab Saudi mengenai tempat pemakaman di Sanaa,

GLOBALINDO.CO, ADEN, YAMAN  – Akibat serangan udara yang dilancarkan pimpinan Arab Saudi sedikitnya 60 orang tewas serta bangunan-bangunan keamanan yang dikuasai pemberontak di bagian barat Yaman, termasuk penjara.

Salah satu serangan itu menarget pusat detensi atau penjara, yang menampung para tahanan dari kelompok lawan Houthi, pemberontak yang didukung Iran, seperti dilaporkan Agence France-Presse, Minggu (30/10/2016).

“Enam puluh orang tewas dan puluhan luka-luka,” kata seorang pejabat kesehatan dari Provinsi Hodeidah, daerah pesisir, di mana serangan itu telah berlangsung pada Sabtu (29/10/2016)

Sumber yang meminta namanya dirahasiakan menyebutkan, sebagian besar korban tewas dan luka adalah tahanan anti-pemberontak Houthi yang ditahan di dua sel di penjara tersebut.

Ia menambahkan, lebih dari 100 tahanan sedang dikurung di dua sel tahanan di penjara yang telah menjadi target serangan udara koalisi Arab Saudi itu.

Sebuah sumber militer Yaman yang dekat dengan pemberontak Houthi mengatakan, lebih dari 40 tahanan berada di sel penjara tadi.

Pada umumnya para tahanan itu ditangkap karena telah melakukan perlawananan keras terhadap Houthi, penguasa Hodeidah sejak akhir 2014.

Sebelumnya, pejabat kesehatan yang sama telah melaporkan bahwa 38 orang tahanan atau napi dan gerilyawan tewas dalam serangan udara di Zaidia, utara Hodeidah.

Masih belum jelas, apa alasan utama sehingga koalisi Arab Saudi menyerang pusat tahanan yang memenjarakan para narapidana anti-pemberontak itu. (nh/km/at)