9 Orang Tewas Terinjak-injak Saat Rayakan Idul Fitri

by

ghanaGLOBALINDO.CO, GHANA – Sedikitnya 9 orang tewas terinjak-injak saat perayaan Idul Fitri di dekat Ibu Kota Ghana. Sembilan orang yang tewas terdiri dari 6 wanita dan 3 laki-laki.

“Sejauh ini kami menemukan 9 orang meninggal, 6 wanita dan 3 laki-laki,” kata salah satu pejabat setempat di Kota Kumasi, Nurudeen Hamidan, seperti diberitakan AFP, Kamis (7/7/2016).

Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Adapun tempat kejadian berada 225 Km barat laut Ibu Kota Accra.

Hamidan menjelaskan, saat ini sudah ada 3 jenazah yang teridentifikasi. 6 orang terluka dan salah satu di antaranya dalam keadaan kritis dan tengah menjalani perawatan di rumah sakit.

Perayaan puncak Idul Fitri diselenggarakan pada Rabu di pusat kegiatan masyarakat di Asawase, wilayah Kumasi. Perayaan ini diadakan untuk memperingati akhir dari bulan puasa.

Anggota parlemen setempat, Mubarak Mohammed Muntaka mengatakan, karnaval seperti ini dulu sering diadakan untuk merayakan sebuah momen. Namun seiring berjalannya waktu, perayaan ini malah menjadi penyebab pertikaian antar pemuda.

Panitia penyelenggara mengatakan kepada polisi, karnaval seharusnya selesai pukul 09.00 malam, tapi sebuah kelompok beranggotakan sekitar 300 orang bergerak ke lokasi, lalu terjadi pertikaian.

“Saat orang-orang berusaha berlari keluar, ada beberapa yang terinjak,” kata Muntaka dari President John Dramani Mahama’s National Democratic Congress.

Namun Hamidan menyebut, ada laporan soal konflik yang menjadi penyebab kejadian itu. Pertemuan pihak keamaan telah dilakukan pada Kamis sore untuk mengetahui apa yang terjadi sebenarnya.

“Orang-orang berkata banyak hal. Beberapa mengatakan bahwa lampu padam, kemudian ada suara-suara yang membuat orang-orang panik,” katanya.

“Yang lainnya mengatakan bahwa acara telah selesai, dan mereka telah meninggalkan lokasi dan terinjak-terinjak sepanjang jalan. Untuk mengetahui apa penyebab sebenarnya, pihak keamaan sedang bekerja untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dan akan mengambil alih,” tutur Hamidan.(dtc/ziz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *