Adik Nasruddin Tagih Janji Antasari Ungkap Dalang Pembunuhan

Terpidana kasus pembunuhan Nasruddin Zulkarnaen, Antasari Azhar keluar dari Lapas Klas I Tangerang, Kamis (10/11).

Terpidana kasus pembunuhan Nasruddin Zulkarnaen, Antasari Azhar keluar dari Lapas Klas I Tangerang, Kamis (10/11). Banyak pihak, termasuk keluarga Nasruddin, menunggu dan berharap Antasari membongkar dalang kasus pembunuhan Dirut PT Putra Rajawali Banjaran.

GLOBALINDO.CO, MAKASSAR – Antasari Azhar boleh saja tak mau menyimpan atau membalas dendam setelah bebas dari penjara. Namun adik Nasruddin Zulkarnaen, Andi Syamsuddin menagih janji Antasari untuk membongkar kebenaran dan mengungkap dalang kasus pembunuhan kakaknya.

Keluarga Nasrudin menilai Antasari harus menguak kebenaran misteri pembunuhan yang telah membuatnya mendekam di penjara selama 7,5 tahun.

“Beliau punya kewajiban utama yang berkaitan dengan kasus yang selama ini menjeratnya,” kata Andi Syamsuddin, Kamis (10/11). Andi mengatakan, Antasari punya janji yang harus dituntaskan.

Andi mengatakan, Antasari boleh saja tidak dendam dan melupakan semua peristiwa yang telah dijalaninya. Namun, pada sisi lain, bagi keluarga Nasrudin, persoalannya belum selesai.

Selama hampir tujuh tahun keluarga Nasrudin terus berjuang untuk mendapatkan keadilan, khususnya mencari dalang pembunuhan Nasrudin. “Jelas pihak keluarga juga mengalami trauma berkepanjangan atas peristiwa nahas itu,” tuturnya.

Antasari divonis 18 tahun penjara setelah dinyatakan terbukti terlibat kasus pembunuhan Direktur PT Rajawali Putra Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen. Antasari dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan Tangerang, Kamis (10/11), setelah menjalani dua pertiga masa hukumannya.

Antasari berstatus bebas bersyarat dan diwajibkan melapor sekali sebulan ke LP Tangerang. Ia baru bebas sepenuhnya pada 2022.

Saat pembebasannya tadi, Antasari menyatakan tak menyimpan dendam atau mengungkit kasus pembunuhan sahabatnya tersebut. (Baca:   Ketua DPR Persilahkan Antasari Bongkar Misteri Pembunuhan Nasruddin).

Tetapi Syamsuddin punya cerita lain dari Antasari. Menurutnya, mantan ketua KPK itu pernah berjanji untuk membuka aktor dan dalang pembunuhan Nasrudin.

Janji tersebut, kata Syamsuddin, dilontarkan Antasari saat ditemui di LP Tangerang, Banten. “Saya bertemu langsung dengan dia sekitar dua atau tiga tahun lalu,” ungkapnya.

Saat itu, lanjut Andi, mantan Kepala Kejati Sumatera Barat itu, menyatakan belum ikhlas dan sulit melupakan kasus tersebut bila belum membuka aktor utama pembunuhan Nasrudin. Itu sebabnya, Syamsuddin melanjutkan, Antasari berjanji akan membeberkan semuanya setelah bebas dari penjara.

“Sekarang ini waktunya kami tagih janji itu,” ucapnya. (tp/gbi)