Aksi 212 Besok, Demonstran Ancam Menginap di Gedung DPR

Demo Ahok: Wakil Ketua MUI Tengku Zulkarnaen yang mewakili para demonstran aksi 212 mengancam akan menduduki dan menginap di Gedung DPR RI Senayan Jakarta, Selasa besok (21/2) jika tuntutan mereka tak dipenuhi.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Perwakilan demonstran aksi unjuk rasa 212, Selasa besok mengancam akan menduduki Gedung DPR Senayan jika tuntutan mereka tak dipenuhi. Para demonstran menuntut Menteri Dalam Negeri memberhentikan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) karena sudah berstatus terdakwa.

“Kalau tuntutannya tidak dipenuhi, dua hari tidak, tiga hari tidak, kami sampai menginap di sini,” kata perwakilan demonstran yang juga Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Tengku Zulkarnain, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/2).

Tengku mengatakan, aksi akan berlangsung sejak pukul 08.00 WIB dan diperkirakan akan dihadiri sekitar 100.000 orang dari 15 ormas. “Dari MUI, dari MMI (Majelis Mujahidin Indonesia), 15 organisasi massa. Sampai tuntutannya selesai,” ujar Tengku.

Hari ini, perwakilan demonstran yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam Muhammad Al Khathath meminta kepada pimpinan DPR untuk memperjuangkan aspirasinya kepada Presiden Jokowi. Selain itu, Al Khathath meminta kepada majelis hakim untuk segera menahan Ahok karena dianggap tidak mampu menjaga ucapan.

Pada kesempatan itu, pengacara Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Kapitra Ampera mengatakan, kedatangannya dan tuntutan saat demonstrasi besok tak bermaksud menyampaikan aspirasi politik, melainkan aspirasi hukum.

“Konstruksi hukum pidana di negeri ini tak mengenal ukuran minimal maksimal. Harusnya DPR mendesak pemerintah untuk hal ini,” kata Kapitra. (kc/gbi)