Ambil Paspor Kini Bisa Pakai Jasa Delivery

No comment 301 views

delivery pasporGLOBALINDO.CO, JAKARTA – Bagi warga yang mengurus paspor kini mendapat kemudahan. Pengambilan paspor kini bisa menggunakan jasa delivery (antar). Delivery service diluncurkan Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) berbarengan dengan program Early morning service yang sudah diterapkan di Kantor Imigrasi Klas I Jakarta Selatan.

Pogram delivery service dihadirkan untuk menghilangkan kepenatan masyarakat karena harus datang saat pengambilan paspor.

“Jadi, pemohon paspor tidak harus datang dua kali dan mengantre ketika mengurus paspor,” kata Menkum HAM, Yasonna Laoly di Kantor Imigrasi.

Secara teknis, proses pembuatan paspor cukup panjang dan memakan waktu. Pemohon harus melakukan pendaftaran dan memenuhi semua persayaratan yang berlaku di kantor imigrasi.

Selang tiga hari kemudian, pemohon harus kembali ke kantor imigrasi untuk mengambil paspor legal miliknya. Namun program ‘delivery service’, sedikit memanjakan pemohon. Karena paspor yang sudah legal akan diantar melalui jasa Pos Indonesia ke rumah atau ke tempat kerja pemohon.

“Yang penting pemohon mencantumkan alamat sejelas-jelasnya,” tutur Yasonna. Kelebihan lainnya, pelayanan ini tidak dipungut biaya.

Kemudian, program Early Morning Service atau pelayanan di pagi hari. Keunggulan program ini, loket pendaftaran di kantor imigrasi akan dibuka sejak pukul 06.00 hingga 14.00 WIB.

Sementara loket reguler yang biasanya buka pada pukul 09.00 hingga 16.00 WIB tetap beroperasi.

Pelayanan early morning ini menanggapi masalah penumpukan pendaftaran di pagi hari. Khususnya, di kota-kota besar seperti, Medan, Surabaya dan Jakarta.

“Sehingga para pegawai kantoran tetap bisa bekerja seperti waktu normal. Tidak ada wasting time dan bagi yang sibuk bisa melanjutkan aktivitas lainnya,” kata Yasonna.

Penetapan waktu program pelayanan early morning service diserahkan pada masing-masing kantor imigrasi di tiap wilayah. Seperti di kantor imigrasi Jakarta Selatan, early morning service diberlakukan pada Selasa dan Jumat saja.

Selain itu, Kantor Imigrasi Wilayah Cirebon juga menerapkan program pelayanan pengurusan paspor yang cukup unik. Pemohon bisa mengambil paspor dengan cara drive-thru. Program ini mengusung kecepatan pelayanan secara mobile. Di area kompleks kantor imigrasi ditempatkan sebuah kotak pemindai barcode.

Pemohon cukup mengendari kendaraan, kemudian berhenti sejenak di dekat kotak tersebut untuk memindai barcode ppaspor miliknya, lalu dilanjutkan menuju loket pengambilan paspor. Serupa dengan pelayanan drive-thru di restoran cepat saji.

Yasona mengaku, pihaknya masih terkendala sejumlah persoalan pendukung program tersebut. Seperti persoalan listrik yang memakan banyak tenaga, serta kurangnya sumber daya manusia.

“Listrik kadang menjadi masalah, tapi nanti akan ada pembaruan sistem yang lebih cepat. Sedangkan kurangnya pegawai juga salah satu kendala. Maka, kami ingin minta ke Menteri Pan-RB untuk membantu,” kata Yasonna.(kcm/ziz)