Amien Bertemu Prabowo, Sindir Pemerintah Jokowi Jual Bangsa

Tiga tokoh, dari kiri: Amien Rais, Prabowo Subianto dan Rachmawati bertemu dalam upacara peringtatan Hari Pahlawan dan menggelar pertemuan tertutup di kompleks SD Budi Mulia Dua, Yogyakarta.

 

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menggelar pertemuan tertutup usai upacara peringatan Hari Pahlawan di SD Budi Mulia Dua, Sleman, DIY, Senin (13/11). Partai Gerindra menampik kabar pertemuan kedua tokoh nasional itu membahas hal khusus terkait politik dan Pilpres 2019.

“Tujuannya silaturahmi saja sama masyarakat Yogya,” kata Ketua DPP Partai Gerindra Desmond J Mahesa, saat dihubungi, Senin (13/11). Tidak hanya dengan Amien, kata Desmon, ketua umumnya juga bertemu dengan masyarakat Yogyakarta.

“Enggak ada, enggak ada (agenda). Kalau Pak Prabowo itu kan sifatnya siapa yang mengundang, beliau kalau kenal baik ya datang. Kayak Pak Jokowi mengundang beliau datang,” ungkapnya.

Sementara Amien Rais mengatakan kedatangan Prabowo dan sejumlah tokoh nasional dalam rangka upacara Hari Pahlawan dan peresmian gedung baru milik SD Budi Mulia Dua. Dalam kesempatan pidato di upacara Hari Pahlawan, Amien Rais juga beberapa kali menyindir pemerintahan Jokowi.

“Bangsa ini sudah mulai dijual. Kekayaannya pelan-pelan tapi pasti mulai dijual,” terang Amien kepada wartawan.

Amien menyampaikan bahwa pemerintah saat ini tahu kondisi tersebut. Tetapi, lanjut Amien pemerintah saat ini pura-pura tidak tahu.

“Anda tahu? 85 persen hasil tambang dan mineral kita dibawa ke luar negeri. Rezim saat ini tahu tapi pura-pura tidak tahu,” tegas Amien. Amien menuturkan jika saat ini rezim pemerintahan tidak mau tahu, maka dirinya nantinya yang akan memberitahu.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan tak mau berkomentar banyak ihwal pertemuan tersebut. Ia menuturkan, kedua tokoh nasional tersebut hadir untuk memperingati hari pahlawan.

“Tanya Pak Prabowo dan tanya Pak Amien. Saya kan nggak ikut, yang saya tahu itu di sana dalam rangka peringatan hari pahlawan. Nah Pak Amien itu buka peresmian sekolah baru dan undang kawan-kawan datang,” ucapnya.

Ketua MPR ini juga mengatakan, bahwa sebenarnya ia juga diundang dalam acara peringatan Hari Pahlawan itu. Namun, berhalangan hadir.

“Saya juga diminta hadir, tapi saya karena sudah janji sama UI, KPK dan MK hari ini jadi waktunya sama,” kata Ketua MPR ini. (med/bmb)