Anggota Dewan Serukan “Ayo Surabaya Bangkit”

oleh
Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya, Vinsensius Awey.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Pasca serangan bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya pekan kemarin Minggu (13/5), Anggota DPRD menyerukan “Ayo Surabaya Bangkit” di kalangan masyarakat.

Anggota Komisi C DPRD Surabaya Vinsensius Awey, di Surabaya, Minggu, mengatakan pihaknya sangat mengutuk aksi terorisme itu. Di sisi lain dirinya juga berharap warga tidak terus menerus berduka.

“Kalau terus berkabung, dan ketakutan hingga tak bisa beraktifitas, akhirnya yang rugi kita semua,” ingat Vinsensius Awey, Minggu (20/5/2018).

Vinsensius menegaskan, kampaye “Ayo Surabaya Bangkit” mungkin lebih bijak dari pada “Lawan Terorisme” yang terkesan menantang. Menurut dia, dengan spirit untuk bangkit, berarti ada perasaan tidak takut mengembalikan situasi seperti sedia kala.

“Kampanya tersebut juga untuk menggelorakan semangat arek-arek Surabaya untuk melakukan aktifitas biasanya,” jelas Awey, sapaannya.

Awey mengakui bahwa keamanan di Kota Surabaya sudah berjalan baik. Seminggu setelah ledakan bom, sejumlah gereja dijaga aparat TNI/Polri dan dibantu sejumlah elemen masyarakat, seperti Banser, Pramuka, dan ormas lainnya.

Namun demikian, penjagaan yang ketat seperti saat ini juga tidak memungkinkan terus dilakukan. Untuk itu, ia mengapresiasi langkah yang sudah Wali Kota Tri Rismaharini dengan mengumpulkan seluruh perangkat aparatnya, pengurus RT-RW hingga ormas yang ada di Kota Pahlawan guna menciptakan suasana yang kondusif.

“Kuncinya untuk menjaga keamanan memang bukan hanya di kepolisian dan pemerintahan saja, tapi juga masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat bisa mewujudkan lingkungan yang kondusif di lingungannya, dengan peduli dan mendeteksi terhadap kejadian yang berlangsung di wilayahnya.

“Leadingnya sektornya pengamanan memang ada di aparat, tapi masyarakat bisa ambil bagian dan bangkit,” tandas politisi dari Partai Nasdem ini.

Awey menyampaikan, gerakan moral untuk mengajak warga Surabaya segera bangkit telah disampaikan ke pemerintah kota. Menurutnya, gerakan tersebut penting dilakukan, agar aktifitas masyarakat kembai normal seperti sedia kala.

“Momentumnya sangat tepat dengan peringatan Hari kebangkitan Nasional yang jatuh pada tanggal 20 Mei 2018,” imbuh Awey.

Dutanya apa dampak besar akibat serangan bom bunuh diri di Surabaya, politisi yang dikenal vokal ini mengaku tidak bisa memperkirakan berapa besar dampak sosial ekonomi yang diakibatkan.

“Tapi apapun dampaknya, sebaiknya kita segera kampanyekan ‘Ayo Surabaya Bangkit’,” seru Awey. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *