Anggota DPRD Kota Bandar Lampung Jadi Korban Mutilasi

ilustrasi pembunuhanBANDAR LAMPUNG – Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, M. Pansor menjadi korban mutilasi. M. Pansor sempat dikabarkan menghilang.

Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Kota Bandar Lampung, Wiyadi meminta polisi mengusut tuntas. Ia juga meminta agar pelaku dihukum seberat-beratnya.

“Berita ini sangat melukai hati kita, sahabat kita M Pansor meninggal dengan cara yang mengenaskan,” kata Wiyadi usai menggelar doa bersama untuk M. Pansor di ruang lobi Gedung DPRD Kota Bandar Lampung, Selasa (31/5/2016).

Menurut Wiyadi, berita duka tersebut diterima pimpinan dewan pada Senin kemarin (30/5/2016) sekira pukul 10.55 WIB.

“Ternyata jenazah korban mutilasi yang ditemukan sebulan lalu, setelah dilakukan uji pencocokan DNA dengan pihak keluarga hasilnya adalah jasad M. Pansor,” ujar dia.

Lebih lanjut ia mengatakan, jenazah M. Pansor tidak disemayamkan di Bandarlampung tetapi akan dilakukan di OKU yang merupakan kampung halaman korban.

“Kami sudah menanyakan perihal pemakaman jenazah dan pihak keluarga mengatakan akan dimakamkan di OKU Timur,” ucap Wiyadi.(kcm/ziz)