Anggota DPRD Surabaya Tanyakan Tambahan Gaji untuk Guru Swasta

oleh
Suasana rapat paripurna DPRD Surabaya.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Rapat paripurna di DPRD Kota Surabaya sempat diwarnai intrupsi, Senin (24/3). Salah satu intrupsi dilayangkan oleh anggota DPRD Surabaya dari Fraksi Partai Keadilan Sosial (PKS), Reni Astuti.

Dalam intrupsinya, Reni menanyakan soal kejelasan tambahan untuk gaji guru swasta sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Tambahan gaji guru swasta agar setara dengan UMK sudah dijanjikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

“Anggarannya sudah disetujui sejak tahun 2018 dan telah masuk APBD 2019,” ujar Reni Astuti.

Reni menyebutkan, anggaran disepakati untuk tambatan gaji guru swasta tersebut sebesar Rp 81 miliar. Tambahan gaji tersebut seharusnya sudah bisa cair sejak Januari 2019.

Namun, hingga Maret jelang April 2019 tambahan itu tak kunjung diterima oleh para guru swasta di Surabaya.

“Saat ini kita ketahui bahwa sudah bulan Maret mau April tidak ada juga kejelasan realisasi janji pemkot yang sudah dianggarkan di APBD 2019,” tambah Reni.

Menanggapi intrupsi itu, Wakil Wali Kota Surabaya, Wisnu Sakti Buana mengaku masih menunggu formulasi terakhir agar bisa membayarkan tambahan gaji guru swasta. Pemkot segera koordinasi dengan sekolah swasta untuk mekanisme pencairan ini.

“Kita masih nunggu formulasi terakhir bagaimana kita bayarkan. Ada formula dibayarkan seperti dana operasional. Kemoloran ini berkaitan kepentingan sekolah juga,” kata Wisnu.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menegaskan pencairan anggaran tambahan gaji guru swasta di Surabaya tidak terkendala sistem. Ia ingin memastikan terlebih dahulu bersama sekolah swasta agar tidak terjadi kesalahpahaman.

“Secepatnya, bulan depan bisa. Soal pencairan bisa diakumulasi, karena anggaran sejak Januari (2019,” pungkas Wisnu. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.