Anggota TNI AD Tewas Dikeroyok 20 Orang di Bandung

ilustrasi pengeroyokanGLOBALINDO.CO, BANDUNG – Seorang anggota TNI AD bernama Pratu Galang tewas setelah dikeroyok sedikitnya 20 orang di batas kota Bandung-Cimahi, Jalan Rajawali, Minggu dini hari (5/3/2016). Pratu Galang mengalami luka tusuk empat kali di bagian punggung.

“Pelakunya masih kami lidik. Jumlahnya ada 20 orang yang menggunakan sepeda motor,” kata Kabidhumas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, Senin (6/6/2016).

Sebelum kejadian, kata Yunus, Sabtu malam (4/6) pukul 22.00 WIB, Pratu Gilang berkumpul dengan teman-temannya klub motor CB di Jalan Asia Afrika. Mereka berkumpul sambil minum kopi hingga pukul 01.30 WIB, Minggu dini hari. Mereka bubar dan berpencar ke tujuan masing-masing.

Di tengah perjalanan, tepatnya di Jalan Rajawali (batas kota), Pratu Gilang dicegat oleh sekelompok orang tak dikenal yang menggunakan sepeda motor.

“Dia dihadang dan langsung dikeroyok. Dia ditusuk hingga empat tusukan di bagian punggung,” kata Yusri. Insiden itu terjadi pukul 02.00 WIB.

Warga sekitar langsung menolong Pratu Galang dan membawanya ke RS Rajawali dengan Angkot. “Kondisi korban masih sadar dan masih sempat mengontak rekannya. Selanjutnya ia dirujuk ke RS Dustira Cimahi,” terang Yusri.

Sekitar pukul 04.00 WIB, Pratu Galang tiba di RS Dustira dan langsung masuk UGD. “Pukul 07.00 WIB masuk ruang operasi dan pukul 10.00 WIB korban meninggal dunia,” ujar Yusri.

Menurutnya kasus ini masih diselidiki. Ia meminta pelaku segera menyerahkan diri. “Kami dari pihak kepolisian maupun dari TNI AD meminta pelaku segera menyerahkan diri,” tegas Yusri.(dtc/ziz)