Antisipasi Aksi Kejahatan, Pemkot Surabaya Himbau Masyarakat Hidupkan Kembali Siskamling

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbanglinmas) Kota Surabaya, Soemarno menghimbau masyarakat untuk kembali melaksanakan pam swakarsa atau siskamling di lingkungan tempat tinggal mereka.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbanglinmas) Kota Surabaya, Soemarno menghimbau masyarakat untuk kembali melaksanakan pam swakarsa atau siskamling di lingkungan tempat tinggal mereka.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menghimbau masyarakat untuk kembali melaksanakan pam swakarsa atau siskamling di lingkungan tempat tinggal mereka. Himbaun itu menyusul tingginya aksi kejahatan di Kota Surabaya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbanglinmas) Kota Surabaya, Soemarno menuturkan jelang bulan puasa Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriyah/2016 pemkot bakal menyiapkan pengamanan sampai tingkat kecamatan.

“Selain posko yang kami dirikan di pusat di kantor pemkot, kami juga mendirikan posko di tingkat kecamatan” terang Soemarno, Kamis (02/06/2016).

Perhatian lebih akan diberikan pada kejatahan pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) (3C). Terutama untuk tempat pekerjaan maupun tempat pendidikan.

Untuk itu, ia menghimbau agar setiap kantor, gedung, pertokoan dan mall hendaknya diupayakan untuk memasang kamera CCTV demi memudahkan pemantauan keamanan serta alat pendeteksi kebakaran.

Soemarno juga meminta masyarakat lebih pro aktif ketika di lingkungan mereka ada orang asing. Ia mengimbau warga untuk segera melaporkan kepada aparat keamanan apabila ditemukan pelanggaran.

“Yang tidak kalah penting, warga perlu lebih waspada dan tidak sembarangan memarkir kendaraan bermotor di teras rumah atau di tepi jalan. Masyarakat juga harus memastikan kendaraan yang ditinggal sudah dikunci ganda saat ditinggalkan,” harapnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dan hati-hati saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong pada saat libur panjang Hari Raya Idul Fitri.(bmb/gbi)