Antasari Kembali Konfrontasi dengan SBY, Masuk Tim Pembela Firman Wijaya

oleh
Mantan Ketua KPK Antasari Azhar.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Mantan Ketua KPK Antasari Azhar belum mengendurkan semangatnya untuk menyudutkan Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono. Tidak lagi menyerang secara langsung seperti pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu, kali ini Antasari mendukung Firman Wijaya, pengacara Setya Novanto yang dilaporkan SBY ke Bareskrim.

Antasari langsung turun tangan sebagai anggota tim penasehat hukum Firman menghadapi laporan SBY terkait pencemaran nama baik. SBY melaporkan Firman Wijaya ke Bareskrim karena merasa dicemarkan nama baiknya dalam kasus  korupsi proyek e-KTP. (Baca: Dicatut e-KTP, SBY Laporkan Pengacara Novanto dan Mirwan Amir ke Bareskrim).

“Tapi kami yakin apa yang disampaikan Firman Wijaya terukur dan tidak pernah terucap kalimat menuduh SBY terlibat korupsi e-KTP. Saya ditunjuk untuk menjadi koordinator kuasa hukum Firman Wijaya,” kata Koordinator tim penasihat hukum Firman Wijaya.

Boyamin mengatakan, Antasari dibutuhkan tim atas keahlian dan pengalamannya sebagai mantan jaksa senior. Menurutnya, Antasari  pasti mampu membedah unsur-unsur pasal pencemaran nama baik yang diatur KUHP Pasal 310 dan 311.

“Antasari pasti bisa banyak membantu bahwa Firman Wijaya tidak memenuhi unsur pencemaran nama baik,” tandas Boyamin.

SBY membantah apa yang dikatakan mantan ketua KPK Antasari Azhar, dan menganggap pernyataan tersebut menyudutkan dirinya dan anaknya Agus Yudhoyono yang sedang mengikuti proses pilkada DKI, Jakarta, Selasa (15/2). (Baca: Curiga Ada Konspirasi Besar, SBY: Ini Perang, Saya Bisa Kalah).

Puluhan pengacara dengan koordinator Boyamin Saiman akan mendampingi Firman yang dilaporkan SBY. (put/nad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *