Arab Saudi Bangun Kota Baru NEOM Senilai Rp 6.750 Triliun, Seluruh Fasilitas Otomatis

oleh
Rencana kota NEOM yang digagas Arab Saudi.

GLOBALINDO.CO, RIYADH – Pemerintah Arab Saudi memiliki megaproyek fantastis. Membangun sebuah kota baru yang seluruh fasilitasnya modern dan otomatis. Rencana pembangunan kota baru yang bakal diberi nama NEOM ini telah disiapkan dana sebesar US$ 500 miliar atau Rp 6.750 triliun.

Megaproyek fantastis ini diumumkan langsung oleh Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman di Riyadh. Proyek ambisius Arab Saudi ini bakal menyaingi Dubai yang selama ini menjadi pusat ekonomi dan wisata Jazirah Arab.

Menurut Pangeran Mohammed, proyek ini merupakan rancangan untuk mewujudkan visi ekonomi baru Kerajaan Arab.

“Kami mencoba bekerja dengan para pemimpi,” kata Sang Pangeran dalam Gathering dengan Investor seperti dilansir CNNMoney, Kamis (26/10/2017).

(Baca Juga: Arab Saudi Sulap 50 Pulau di Laut Merah Jadi Resor Wisata Mewah)

Kota NEOM ini akan memiliki sumber energi terbarukan yang mandiri, sambungan internet yang super cepat dan gratis. Selain itu, sarana angkutan pun tanpa awak atau otomatis.

“Semua layanan jasa di NEOM 100 persen otomatis, dengan tujuan menjadi kota yang paling efisien di seluruh dunia,” ungkapnya kembali.

Kota ini akan menempati lahan seluas 26.500 kilometer persegi, di dekat Laut Merah dan menjadi kawasan otonomi yang lepas dari pengaruh kerajaan Arab. Dana untuk proyek ini berasal dari investasi pemerintah Arab Saudi dan investor lokal dan asing.

Salah satu investor yang tertarik pada proyek ini adalah Masayoshi Son, pemilik perusahaan modal ventura Jepang, Softbank.

“NEOM ini adalah kesempatan fantastis. Awalnya saya tidak mengerti, namun setelah mengunjungi tempat tersebut, wow!,” ujar Son.

Namun sayangnya, Pangeran Arab tidak menyebutkan kapan akan dimulainya dan waktu selesai mega proyek NEOM ini.

Softbank Vision Fund dikabarkan telah meneken perjanjian dengan perusahaan Arab Saudi untuk membeli saham Saudi Electricity Co. Di mana Saudi Electricity ini akan menjadi pemasok listrik untuk NEOM.

Proyek ini merupakan bagian dari visi ekonomi baru Kerajaan Arab untuk tidak lagi bergantung pada minyak. Kerajaan tersebut telah mengembangkan sektor ekonomi lain, termasuk wisata dan hiburan dengan dana investasi US$ 3 miliar.(dtc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *