Armuji Ancam Hentikan Pembangunan Basement Balai Pemuda

Ketua DPRD Surabaya, Armuji minta rekanan pembangunan basement Balai Pemuda bertanggung jawab penuh terhadap Suyono.

Ketua DPRD Surabaya, Armuji minta rekanan pembangunan basement Balai Pemuda bertanggung jawab penuh terhadap Suyono.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya, Armuji mengancam menghentikan proyek pembangunan basement Balai Pemuda yang saat ini sedang dikerjakan PT Cipta Karya Multi.

Ancaman yang disampaikan Armuji menyusul insiden yang menimpa salah satu anggota Pamdal DPRD Surabaya, Suyono. Ancaman itu akan dilaksanakan jika rekanan tidak bertanggung jawab penuh kepada korban.

Bentuk tanggung jawab yang dimintanya berupa pengobatan bagi korban hingga sembuh total. Rekanan juga diharuskan memberikan santunan selama Suyono tidak bisa bekerja.

“Jika tidak dilaksanakan maka kami anggap kejadian ini sebagai kelalaian pemborong dan pengawasan. Kami akan hentikan,” ancam Armuji, Selasa (27/9/2016).

Dalam kesempatan itu, politisi dari PDI-P ini juga meminta kepada Pemkot Surabaya segera melakukan cek ulang terhadap seluruh kelengkapan keamanan kerja pemborong, yang dinilainya masih kurang.

“Pemkot harus segera turun lapangan untuk meninjau ulang segala persiapan terkait keamanan dan pengaman kerja, terutama soal pengawasannya,” pinta Armuji.

Untuk diketahui, proyek pembangunan Basement Balai Pemuda membawa korban. Salah satu petugas keamanan dalam (Pamdal) DPRD Surabaya, Suyono (48) kakinya terjepit Armada truck yang keluar dari lokasi proyek.

Kaki Suyono terjepit saat ada saat ada armada truck keluar dari proyek. Plat lintasan yang posisinya di pedestrian terangkat hingga menjepit kaki korban yang kebetulan berjalan keluar.

Akibat kejadian tersebut, korban menderita luka di jempol dan empat jari kaki kirinya yang tertindih plat nyaris putus. (bmb/gbi)