Awas, 3 Miliar Akun Yahoo Dibobol Hacker

No comment 72 views

Hacker serang 3 miliar akun Yahoo.

 

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Bagi anda pemilik akun yahoo sebaiknya segera cek ulang email anda.  Pasalnya, Yahoo mengaku sebanyak 3 miliar akun yang dikelolanya telah dibobol oleh para hacker pada tahun 2013.

Insiden ini menjadi aksi pencurian data terbesar sepanjang sejarah. Pengakuan ini mengejutkan para user karena tahun 2016 lalu, Yahoo mengklaim hanya 1 miliar akun yang diserang hacker.

Yahoo mengatakan informasi yang tercuri meliputi nama, alamat surel, nomor ponsel, tanggal ulang tahun, hingga password. Dalam beberapa kasus, pertanyaan keamanan, serta jawabannya, juga ikut dicuri.

“Penyelidikan menunjukan bahwa informasi yang dicuri tidak termasuk data pembayaran maupun informasi mengenai akun bank. Seluruh informasi tersebut tersimpan dalam sistem yang kami percayai tidak terkena dampaknya,” tutur perwakilan dari Yahoo.

Akibat serangan hacker ini, seluruh user yang memiliki email Yahoo, serta pemilik akun terhadap layanan-layanan Yahoo yang lain seperti Flickr dan fantasy sport langsung terkena imbasnya.

Perusahaan yang telah diakuisisi oleh Verizon senilai USD 4,5 miliar ini mengatakan bahwa penemuan tersebut diketahui ketika tengah mengintegrasikan Yahoo dengan AOL, salah satu anak perusahaan Verizon. Hal ini pun juga berdampak pada Verizon sendiri.

“Verizon berkomitmen setinggi-tingginya terhadap akuntabilitas dan transparansi. Kami pun secara proaktif bekerja untuk memastikan keamanan terhadap seluruh user dan jaringan terhadap ancaman dunia siber. Investasi kami pada Yahoo memberikan mereka kesempatan untuk melanjutkan proses signifikan dalam meningkatkan keamanan,” ujar Chief Information Security Officer Verizon, Chandra McMahon.

Sebagai bentuk penanggulangan terhadap aksi pembobolan tersebut, Yahoo memberikan arahan bagi para user untuk mengamankan akun mereka. Pertama, ubah password dan pertanyaan keamanan beserta jawabannya. Kedua, perhatikan apakah akun kalian melakukan kegiatan yang mencurigakan.

Ketiga, waspada terhadap pihak-pihak ataupun link yang berusaha menanyakan informasi pribadi. Terakhir, hindari mengklik atau mengunduh dari surel yang meragukan asal-usulnya. (din/jay)