Badai Matthews Mengamuk, Korban Tewas di Haiti Mencapai 264 Orang

Rumah-rumah di Les Cayes, Haiti yang rusak akibat dihantam angin kuat yang dibawa badai Matthew

Rumah-rumah di Les Cayes, Haiti yang rusak akibat dihantam angin kuat yang dibawa badai Matthew

GLOBALINDO.CO, LES CAYES – Badai Matthew yang menghantam Haiti Amerika Tengah korbannya tewas terus bertambah. Dilaporkan, hingga saat ini setidaknya sudah terhitung ada 264 orang yang tewas.

Sebelumnya diberitakan, otoritas berwenang di Haiti menyebut korban tewas akibat badai Matthew berjumlah 98 orang. Namun, ketika regu penyelamat yang terus berusaha mencari para korban, ternyata jumlah dari korban tewas terus bertambah.

“Hal yang paling mengkhawatirkan untuk kami adalah kami tidak memiliki gambaran besarnya. Kami tidak memiliki semua informasi yang kami butuhkan untuk mengetahui seberapa parah dampaknya (akibat Matthew di Haiti),” tutur Christy Delafield, bagian komunikasi di organisasi non-pemerintah, Mercy Corps, sebagaimana disalin dari CNN, Jumat (7/10/2016).

Badai Matthew sendiri telah menghantam wilayah Haiti ketika badai tersebut berstatus topan kategori 4. Usai badai tersebut bergerak menuju Amerika Serikat (AS), regu penyelamat dari Haiti terus bekerja keras untuk membantu para korban luka serta warga yang kehilangan rumahnya.

Badai Matthew juga telah menyebabkan Haiti menunda pemilihan presiden mengingat dampak yang disebabkan oleh badai tersebut fatal, baik terhadap ekonomi serta warga di Haiti. Selain itu, Presiden AS Barack Obama mengumumkan diberlakukannya keadaan darurat di Florida akibat mendekatnya badai Matthew. (ok/nur)