Banjir Mamuju Rendam 300 Ton Beras Bulog, Kerugian Tembus Rp 4 M

oleh
Beras Bulog Mamuju yang terendam banjir.

GLOBALINDO.CO, MAMUJU – Banjir bandang yang melanda wilayah Mamuju, Sulawesi Selatan ternyata juga merendam 300 ton beras di Gudang Bulog. Akibatnya, ratusan ton beras itu membusuk. Bulog pun mengalami kerugian hingga Rp 4 miliar.

Kepala Bulog Subdivre Mamuju, Farid Nur menjelaskan, banjir bandang tersebut mengakibatkan sekitar 300 ton karung beras, terutama yang berada pada tumpukan paling bawah, rusak dan membusuk karena terendam air.

“Ada sekitar 300 ton rusak dan membusuk karena terendam banjir bandang. Kerugiannya ditaksir mencapai Rp 4 miliar,” kata Farid, Kamis (29/3/2018).

(Baca Juga: Korban Banjir Bandang Mamuju Tidur di Jalan dan Kelaparan)

Menurut Farid, Bulog Mamuju berencana meminta bantuan Badan Ketahanan Pangan Sulawesi Barat untuk melihat kondisi beras yang terendam banjir tersebut, apakah masih layak dikonsumsi atau tidak.

Bulog Mamuju juga melakukan aksi pengamanan pada beras yang masih utuh agar tidak membusuk. Ribuan karung beras tersebut direlokasi sementara ke Gudang Bulog Sub Divre Kabupaten Polewali Mandar.

Ribuan karung beras yang terendam banjir tampak berserakkan dan membusuk akibat terseret banjir bandang. Derasnya hantaman banjir bandang yang menghantam dinding Gudang Bulog Sub Mamuju, mengakibatkan dua sisi dinding gudang beras jebol dihantam banjir bah.

Akibatnya, tumpukan beras yang sudah tersusun rapi di dua gudang penyimpanan Bulog sempat terseret banjir hingga berserakan di sekitar gudang Bulog. Bahkan ratusan karung beras lainnya dilaporkan Bulog hanyut setelah banjir.(kcm/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *