Banjir Tebing Tinggi Rendam Ribuan Rumah, 1.200 Warga Mengungsi

by
Ilustrasi banjir.

GLOBALINDO.CO, TEBING TINGGI – Banjir hebat merendam wilayah Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut). Sedikitnya 2.000 rumah warga terendam.

“Ini air dari kiriman hulu Simalungun dan Pematangsiantar. Sekitar dua ribu rumah warga terendam dan sekitar 1.200 warga terdampak dan mengungsi ke rumah warga terdekat yang tidak terdampak,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Tebing Tinggi, Wahid Sitorus, Kamis (4/1/2018).

Ia mengatakan, banjir ini mulai merendam pemukiman warga pada Rabu (3/1/2018) sekitar pukul 22.00 WIB. Dua sungai yang meluap itu yakni Sungai Padang dan Sungai Bahilang.

(Baca Juga: Banjir Sumsel Rendam 9 Kelurahan dan 5 Desa di Ogan Komering Ilir)

Akibatnya, 5 kecamatan di Tebing Tinggi terendam banjir. Kelimanya itu yakni di Kecamatan Padang Hulu, Kecamatan Bajenis, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Kecamatan Rambutan dan Kecamatan Padang Hilir.

“Ketinggian air bervariasi, mulai dari sekitar 10 centimeter hingga 1,5 meter,” imbuhnya.

Untuk saat ini, Wahid menjelaskan kondisi air sudah berangsur surut. BPBD masih terus melakukan pendataan rumah maupun warga yang terdampak.

“Kita lihat perkembangannya. Kita akan distribusikan makanan seperti nasi bungkus, mi instan dan air mineral. Untuk tenda pengungsian akan didirikan, jika air terus bertahan,” terangnya.

Kepada masyarakat, ia mengimbau untuk selalu waspada terkait banjir ini. Wahid menyatakan, puskesmas terdekat juga disiagakan jika masyarakat mulai terserang penyakit akibat banjir ini.

“Puskesmas standby di daerah masing-masing,” tukasnya.(dtc/ziz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *