Batal Bersaksi untuk Rizieq, Kejaksaan Gelar Perkara Firza Husein

oleh
Firza Husein (kanan) batal menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya, Rabu (7/6) sebagai saksi untuk tersangka Rizieq Shihab terkait dugaan kasus pornografi.
Firza Husein (kanan) batal menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya, Rabu (7/6) sebagai saksi untuk tersangka Rizieq Shihab terkait dugaan kasus pornografi.

 

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Firza Husein batal menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Habib Rizieq Shihab dalam kasus skandal chat mesum  dan pornografi, Rabu (7/6). Firza tak memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya dengan alasan tekanan darah dan kolesterolnya sedang naik.

“Sehingga nggak bisa datang ke pemeriksaan sebagai saksi di Polda Metro Jaya,” kata kuasa hukum Firza, Aziz Yusniar saat dihubungi pada Rabu (7/6).

Aziz menjelaskan bahwa selama sepekan terakhir, dokter bolak-balik ke rumah untuk memantau kondisi kesehatan Firza Husein. Namun dia tidak dirawat di rumah sakit.

Rencananya, hari ini Firza akan diperiksa sebagai saksi atas tersangka kasus pornografi, Rizieq Shihab. Dia sebelumnya telah terlebih dulu ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi atas kasus yang sama.

Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana itu terjerat skandal hubungan gelap d  setelah chat mesumnya dengan Rizieq beredar di dunia maya. Dalam kasus tersebut, baik Firza maupun pria yang oleh pengikutnya disapa Habib Rizieq itu telah ditetapkan sebagai tersangka.

Rizieq dikenakan Pasal 4 Ayat 1 Juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 Juncto Pasal 32 dan atau Pasal 9 Juncto Pasal 35 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi. Sementara Firza Husein di dijerat dengan Pasal 4 ayat 1 juncto pasal 29 dan atau Pasal 32 UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan atau Pasal 27 ayat 1 juncto Pasal 45 ayat 1 UU ITE dengan ancaman di atas lima tahun penjara.

Seharusnya, polisi akan meminta keterangan Firza Husein atas Rizieq. “Kami sudah kirimkan surat penundaan pemeriksaan itu,” ucap Aziz.

Aziz mengatakan sampai saat ini belum mengetahui rencana kedatangan Rizieq ke Indonesia. Pimpinan FPI itu berangkat umroh ke Arab Saudi sejak beberapa waktu lalu, dan belum kembali ke Indonesia.

“Sejauh ini kami hanya kontak-kontakan saja dengan pengacara HRS, seperti Kapitra dan lainnya,” ucap dia. Mereka saling berkoordinasi untuk menyamakan persepsi hukum.

Sementara itu, Kepala Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan bahwa Firza tidak bisa hadir mengikuti pemeriksaan karena alasan sakit. Rencananya Firza Husein akan diperiksa sebagai saksi kasus yang menjerat Rizieq Shihab.

“Tadi mereka mengirimkan surat juga,” kata Argo.

Ini salah satu cuplikan chat bernuansa mesum antara Firza Husein dengan pria diduga Rizieq Shihab di whatsapp.

Untuk berkas perkara Firza sendiri sebagai tersangka sudah dilimpahkan polisi ke kejaksaan. Sedianya, hari ini kejaksaan juga akan melakukan gelar perkara (ekspose) untuk menguraikan kekurangan dari berkas yang diserahkan penyidik beberapa waktu lalu.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati DKI Nirwan Nawawi mengatakan ekspose bisa saja dilakukan di Kejaksaan Agung. “Ekspose itu kan bisa di mana saja, termasuk di Kejagung,” ujar Nirwan.

Menurutnya, gelar perkara perempuan yang dekat dengan Keluarga Cendana ini dilakukan untuk menguraikan apa saja kekurangan penyidik, sehingga berkas tersebut dinyatakan tidak lengkap atau P18.

“Jadi isi ekspose itu adalah uraian apa nih yang perlu kita susun dalam format P18 itu, apa saja kekurangannya,” ucap Nirwan.

Uraian tersebut, lanjutnya, akan dikaitkan dengan pembuktian sebagaimana Pasal 184 KUHAP. “Alat-alat bukti itu apa saja nih yang kurang, untuk mendukung uraian pasal yang disangkakan pada Firza Husein,” tuturnya. (lpn/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.