Bawaslu Akan Awasi Reses Anggota DPRD Surabaya

oleh
Ketua Bawaslu Kota Surabaya, Hadi Margo Sambodo. 

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Surabaya memantau langsung seluruh kegiatan reses anggota DPRD Surabaya selama masa kampanye Pemilu 2019, yang dimulai 23 September 2018 sampai 13 April 2019.

Ketua Bawaslu Kota Surabaya, Hadi Margo Sambodo menyampaikan, pengawasan dilakukan karena khawatir kegiatan reses menjadi ajang kampanye kalangan dewan yang maju lagi sebagai Calon anggota legislatif (Caleg).

“Makanya dalam pertemuan dengan anggota dewan tadi, saya meminta tak digabungkan antara reses dengan giat kampanye,” terang Hadi Margo usai dengar pendapat di Komisi A, Senin (15/10/2018).

Hadi menyampaikan, bentuk pelanggaran yang terjadi ketika melakukan reses atau jaring aspirasi masyarakat, yakni mengarah ke ajakan dan pemaparan visi-misi. Namun sebaliknya, jika dalam forum itu hanya berbicara masalah aspirasi masyarakat, kemudian program yang belum terealisasi tidak termasuk kategori kampanye.

“Kalau sudah ajakan, pembagian brosur, pamflet sudah kampanye,” jelasnya

Ia mengakui, anggota dewan yang melakukan reses tak ada kewajiban untuk melaporkan pelaksanaan kegiatan tersebut ke Bawaslu. Namun, bawaslu akan proaktif dengan mendatangi kegiatan reses karena khawatir adanya kegiatan kampanye.

“Kalau kegiatan itu mengarah ke giat kampanye rawan pelanggaran,” tandasnya

Hadi menegaskan, bentuk pelanggaran dalam pertemuan reses tak hanya dilakukan anggota dewan. Bahkan jika pembawa acara dalam kegiatan terkait mengarahkan pada ajakan untuk memilih anggota dewan bersangkutan juga masuk kategori kampanye.

“Kalau ada ajakan dari pembawa acara masuk dugaan pelanggaran. Maka si pembuat acara bisa kita panggil untuk klarifikasi,” pungkas Hadi Margo. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *