Bebas dari Tahanan, Anwar Ibrahim Janjikan Fajar Baru untuk Malaysia

oleh
Anwar Ibrahim saat berbicara usai dibebaskan dari tahanan.

GLOBALINDO.CO, KUALA LUMPUR – Tokoh oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim bebas dari tahanan setelah resmi mendapatkan pengampunan kerajaan (royal pardon) dari Yang di-Pertuan Agong Sultan Muhammad V. Anwar keluar dari Cheras Rehabilitaion Hospital sebagai pria bebas.

Laporan Channel News Asia menyebut, Anwar Ibrahim keluar dari Cheras Rehabilitation Hospital tempat dia dirawat usai operasi bahu sekitar pukul 11.30 waktu setempat, Rabu (16/5/2018).

Anwar terus tersenyum dan melambaikan tangan kepada para pendukungnya yang menunggu di luar rumah sakit sejak pagi hari. Kepada wartawan, Anwar hanya memberi jempol tanpa berkomentar apapun.

Anwar tampak rapi mengenakan setelah jas hitam lengkap dengan dasi. Dia tampak didampingi oleh keluarga, pengacara dan sipir penjara sebelum masuk ke dalam mobil dan meninggalkan kompleks rumah sakit.

(Baca Juga: Partai Oposisi Malaysia Tunjuk Mahathir Mohamad Sebagai Calon Perdana Menteri)

Dari rumah sakit, Anwar bergegas menuju Istana Negara untuk memenuhi undangan bertemu Yang di-Pertuan Agong.

Anwar telah menjalani masa hukuman 5 tahun penjara atas kasus sodomi sejak tahun 2015. Anwar menjalani masa hukumannya di Sungai Buloh Prison. Namun beberapa bulan terakhir dia menjalani perawatan medis di rumah sakit usai melakukan operasi bahu.

Anwar Ibrahim menyebut fajar baru muncul bagi Malaysia setelah dirinya mendapat pengampunan penuh dan dibebaskan dari segala tuduhan. Anwar mengucapkan terima kasih kepada Yang di-Pertuan Agong Sultan Muhammad V yang memberikan pengampunan kepada dirinya.

“Saya sekarang menghirup udara bebas. Saya dibersihkan dari segala tuduhan dan hukuman. Saya tidak perlu menandatangani dokumen apapun karena seluruh hukuman dihapus secara otomatis,” kata Anwar Ibrahim dalam konferensi pers di kediamannya di Segambut, Kuala Lumpur.

“Sekarang akan ada fajar (permulaan) baru bagi Malaysia. Saya harus berterima kasih kepada rakyat Malaysia. Seluruh spektrum rakyat Malaysia, terlepas apapun ras atau agamanya, yang memperjuangkan prinsip demokrasi dan kebebasan. Mereka menuntut perubahan,” ujar Anwar.

Dalam konferensi pers pertama usai bebas ini, Anwar menyampaikan terima kasih kepada Yang di-Pertuan Agong yang telah mengabulkan pengampunan penuh atau royal pardon untuk dirinya. Anwar juga berterima kasih kepada Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, untuk membantunya mendapat royal pardon.

“Terima kasih kepada Tuanku karena membebaskan sepenuhnya tanpa syarat,” tutur Anwar.(dtc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *