Berawal WhatsApp, Gadis 17 Tahun Digilir Dua Pemuda

oleh

 

GLOBALINDO.CO, SUMENEP– Nasib Apes menimpa Mawar (nama samaran). ABG 17 tahun, warga Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep ini, harus merelakan keperawanannya direnggut bergilir dua pemuda.

Dua pemuda bermoral bejat itu masing-masing Joko Saksono (22), warga Desa Karang Budi, Kecamatan Gapura, dan Edi Faisal Makruf (20), warga Desa Kalimook Barat, Kecamatan Kalianget.

“Dua tersangka ini secara bergiliran mencabuli korban di kamar rumah salah satu tersangka, yakni Edi,” kata Wakapolres Sumenep, Kompol Sutarno, Kamis (12/4/2018).

Peristiwa itu berawal ketika tersangka Joko ‘chatting’ dengan korban via WhatsApp (WA). Saat itu Joko meminta untuk bertemu. Korban ternyata tidak keberatan. Tersangka Joko kemudian menjemput korban di jalan depan rumahnya, dan mengajaknya jalan-jalan.

Joko kemudian membonceng korban ke rumah tersangka Edi. Ia meminta Mawar untuk langsung masuk ke kamar. Di dalam kamar ternyata sudah menunggu Edi. Saat di kamar itulah, Joko memaksa korban untuk melakukan hubungan suami istri.

“Ketika Joko menyetubuhi korban, Edi memegangi tangan korban dan membentangkannya ke atas, sehingga korban tidak bisa melawan. Setelah Joko selesai menggagahi korban, giliran Edi melakukan hal yang sama,” katanya.

Usai digilir dua tersangka, Mawar pun diantarkan pulang oleh Edi. Sedangkan Joko tetap berada di rumah Edi. Ketika belum sampai ke rumah korban, Edi dicegat di tengah jalan oleh ibu korban.

“Mungkin ibu korban ini curiga. Kemudian Edi ditanya-tanya secara detil darimana dan seterusnya. Akhirnya Edi mengaku kalau sudah memperkosa korban bersama Joko,” ujar Sutarno.

Kedua tersangka itu, yakni Joko dan Edi kemudian diamankan di Mapolres Sumenep untuk proses penyidikan lebih lanjut.

“Tersangka dijerat pasal 76 E undang-undang RI no 17/2016 dan pasal 82 ayat (1) UU RI no 17/2016. Ancaman hukumannya di atas 5 tahun penjara,” ungkapnya. (bbs/boy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *