Berkunjung ke Gedung DPRD, Para Siswa Cecar Anggota Dewan dengan Sejumlah Pertanyaan

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Dharmawan (tengah) bersama anggota Komisi B Baktiono (baju putih) saat menerima kunjungan puluhan siswa-siswi dari berbagai sekolah.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Anggota DPRD Kota Surabaya hari ini kedatangan tamu yang cukup istimewa, Senin (23/10/2017). Sebanyak 44 siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menangah Pertama (SMP) melakukan kunjungan ke Gedung DPRD Kota Surabaya yang terletak di Jalan Yos Sudarso.

Para siswa-siswi yang berasal dari SD Muhammadiyah 3 Surabaya, SD Wali Idris dan SMP Muhammadiyah 16 Surabaya terlihat antusias saat berkunjung ke gedung wakil rakyat ini. Berbagai pertanyaan mereka lontarkan untuk mengetahui kegiatan anggota dewan.

Sebut saja pertanyaan yang disampaikan Rahardi Wijaya, siswa kelas 6 SD Wali Idris. Rahardi menanyakan tugas apa saja yang dilakuksn sebagai anggota dewan.

“Anggota DPRD itu kerjaanya apa saja sih pak?,” tanya Rahardi Wijaya antusias.

Selain Rahardi Wijaya, pertanyaan tidak kalah kritis juga disampaikan Prasetyo Budi Utomo. Teman satu sekolah Rahardi ini bertanya cara menjadi anggota dewan.

“Terus kalau ingin jadi DPRD itu caranya bagaiamana?,” tanya Prasetyo Budi Utomo.

Sampai-sampai ada yang bertanya DPRD itu gajinya berapa. Seraya gelak tawa pun terjadi di ruang sidang paripurna lantai 3 DPRD Kota Surabaya.

Menjawab pertanyaan dari para siswa, Anggota Komisi B (perekonomian) Baktiono pun menjelaskan kepada para siswa, bahwa legislator memiliki pekerjaan yang sangat berkontribusi. Yakni dengan menjaring aspirasi rakyat, membuat peraturan pro rakyat Kota Surabaya. Serta menyelenggarakan peraturan sesuai perundang-undangan.

“Kami ini turut serta membangun Kota Surabaya. Dengan cara membuat peraturan-peraturan sesuai dengan kemusyawaratan. Semua diatur di gedung dewan ini. Nah, kalau ingin jadi DPRD harus pintar, rajin belajar,” pesan Baktiono kepada para siswa-siswi.

Sementara itu, Wali Kelas 5 SD Muhammadiyah 3 Surabaya, Sumarni mengatakan kegiatan ini merupakan yang pertama kalinya digelar. Ia bersama SD dan SMP lain saling berkoordinasi karena mendapatkan tawaran dari Anggota DPRD Surabaya Baktiono.

“Ya kami dapat tawaran dari Pak Baktiono, karena memang tempat tinggalnya dekat dengan SD. Ya tidak apa-apa menambah wawasan siswa,” ujar Sumarni.

Lebih lanjut, kegiatan semacam ini menuru Sumarni bisa masuk dalam kurikulum mata pelajaran Pendidikan Kewarga Negaraan (PKN). Sekaligus juga menghayati jelang peringatan hari sumpah pemuda pada 28 Oktober nanti. (bmb/gbi)