Besok, Dinas PU Eksekusi 5 Persil Bangunan di Simpang Dukuh

oleh
Ilustrasi eksekusi lahan di Surabaya.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Dinas PU Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) besok, Selasa (31/10) berencana mengeksekusi 5 persil bangunan yang ada di Jalan Simpang Dukuh Surabaya. Kepastian itu, setelah terbitnya surat penetapan eksekusi Nomor :67/Eks/2017/PN.Sby.jo dari Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Kabid Pemanfaatan Tanah dan Pengadaan Dinas PU Bina Marga dan Pematusan, Indah Nurhayati menyebutkan, selain 5 persil di Simpang Dukuh dan Rabu juga ada 8 persil di Gunung Anyar, yang akan dieksekusi.

“Semua sudah konsinyasi dan tinggal eksekusi. Uangnya masih di PN semua dan untuk pembongkaran sudah ada penetapan dari Pengadilan Negeri,” terang Indah, Senin (30/10/2017).

Indah menuturkan, untuk eksekusi besok kita di dampingi Polrestabes, Satpol PP, Dishub, DKP dan PN. Setelah apel dan pembacaan penetapan eksekusi selanjutnya pembongkaran dimulai.

“Seperti eksekusi hari ini di Babatan Wiyung juga berjalan lancar, karena sudah tidak ada bangunan. Dari 3 persil tinggal 2 yang belum. Masalahnya sama sengketa kepemilikan,” ungkapnya.

Menurut Indah, semua persil tersebut sebenarnya masih masih ada sengketa kepemilikan. Namun, semua sudah difasilitasi.

“Kalau di Perpres itu ada Dading istilahnya kesepakatan, tapi ada jalan lain yang mereka berhak mengugat. Kalau memang benar gugat aja ke PN, ketika itu diputus PN siapa yang berhak menerima, uangnya bisa diambil di PN,” ujarnya panjang lebar.

Perempuan berjilbab ini mengungkapkan, sebenarnya ada banyak persil yang harus dibebaskan. Namun untuk saat fokus pada pembebasan di Middle East Ring Road (MERR), Jalur Luar Lingkar Timur (JLLT), Jalur Luar Lingkar Barat (JLLB) serta Simpang Dukuh.

Untuk pembebasan di JLLT panitianya berasal dari Badan Pertanahan Nasional (BPN). Pihaknya hanya sebagai
instansi yang memerlukan tanah JLLT dan JLLB.

“Kalau skala kecil kan pemkot MERR, Simpang Dukuh dan Babatan Wiyung,” pungkas Indah. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *