Besok, Duta Besar Kroasia Kunjungi DPRD Kota Surabaya

oleh
Dubes Kroasia untuk Indonesia, Drazen Margeta, saat bertemu Mnteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Sejumlah delegasi dari Republik Kroasia besok, Rabu (10/10/2017) akan berkunjung ke DPRD Surabaya. Kedatangan mereka untuk belajar program tata kota yang dimiliki Pemkot Surabaya.

Ketua DPRD Kota Surabaya, Armuji menuturkan, kehadiran para delegasi Republik Kroasia kali ini merupakan kunjungan balasan sejumlah anggota DPRD kota Surabaya, yang telah meninjau ke sana beberapa waktu lalu.

Armuji mengatakan, pihaknya telah melakukan persiapan penyambutan tamu yang berasal dari negara bulan sabit di Eropa ini. Salah satunya adalah Duta Besar Kroasia untuk Indonesia, Drazen Margeta.

“Ini merupakan kunjungan balasan, dan yang bakal hadir diantaranya Dubes, beberapa perusahaan siber dan unsur perguruan tinggi disana, untuk penyambutannya kami juga melibatkan Kadin,” ujar Armuji, Selasa (10/10/2017).

Armuji menjelaskan, Kroasia dikenal sebagai salah satu perusahaan silver terbaik di dunia. Tidak heran jika sejumlah negara kemudian banyak yang belajar ke Kroasia.

“Mereka ini ingin menjajaki beberapa hal, termasuk keberadaan perguruan tinggi di Kota Surabaya,” jelasnya.

Menurut Armuji, ada beberapa kesamaan antara Kota Surabaya dengan Republik Kroasia. Keduanya dikenal sebagai kota dan negara pelabuhan.

“Mereka juga ingin melakukan studi banding soal kemaritiman, karena ada kesamaan soal ini,” imbuh politisi senior ini.

Lebih jauh, politisi dari PDI-P ini berharap lewat pertemuan nanti bisa terjalin kerja sama yang baik antara Kota Surabaya, dengan negara yang baru memperoleh kemerdekaan pada 1991 itu. Makanya dalam pertemuan nanti juga turut dihadiri Walikota Surabaya, Tri Rismaharini.

Disinggung soal agenda dan hidangan yang akan disuguhkan, Armuji mengaku tergetnya adalah untuk mempromosikan keindahan Kota Surabaya, melalui agenda city Tour.

“Kalau soal sajian kuliner, kami tetap akan mengedepankan makanan tradisional Kota Surabaya,” pungkas Armuji. (bmb/gbi)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *