“Black Panther” Paling Seru dan Menegangkan

oleh
BLACK PANTHER

GLOBALINDO.CO, SURABAYA –  Rumah produksi Marvel Studios secara resmi merilis  film superhero “Black Panther” pada  Rabu, 14 Februari 2018.

Melalui karakter dan cerita yang mudah dipahami, serta aksi spektakuler khas rumah produksi Marvel Cinematic Universe, Marvel Studios “Black Panther” menghadirkan semua hak yang ingin disaksikan oleh pecinta kisah Superhero di layar bioskop.

Tak lama setelah Captain America Civil War, Marvel Studio “Black Panther” menceritakan tentang kisah T’Challa yang setelah kematian ayahnya, Raja Wakanda, kembali ke negara asalnya di Afrika, yaitu Wakanda yang berteknologi maju untuk menjadi raja. Namun, ketika musuh lamanya muncul kembali, keberanian T’Challa sebagai raja – dan Black Panther – diuji saat dia terlibat dalam konflik besar yang membuat nasib Wakanda dan seluruh dunia terancam.

Bagi sutradara Ryan Coogler, film ini adalah tentang Black Panther, namun secara seimbang juga mengenai kebanggaan sebuah negara beserta bangsa Wakanda.

“Kita akan melihat teman-teman T’Challa, orang-orang yang tumbuh bersamanya, orang-orang yang menjadi tanggungjawabnya, masyarakat yang harus dibelanya saat dia menduduki takhta raja. Kami benar-benar ingin Wakanda terasa seperti tempat yang nyata.”

Untuk membuat Wakanda menjadi nyata, tim penulis memastikan ter-ilustrasinya pengaruh spritual mistis dan teknologi dalam budaya negara ini masih terus berlanjut di dunia nyata dengan karakter yang dapat terkoneksi sehingga penonton bisa merasakan pengalaman yang nyata dan luar biasa.

“Ryan benar-benar muncul dengan ide istimewa untuk ‘Black Panther’. Ini adalah penceritaan ulang yang luar biasa tentang segala hal terkait kisah Black Panther dari komik, sembari menciptakan Wakanda dengan cara yang menakjubkan dan terasa nyata. Dia sutradara brilian yang paham tentang karakter dan mengenal dunia ini dengan baik. Dia menciptakan sesuatu yang sangat cerdas, terampil dan sangat relevan. Ini benar-benar sebuah film untuk zaman sekarang,” ujar Andy Serkis, pemeran Ulysses Klaue.

 

Membuat sejarah Marvel

Marvel terus membuka kemungkinan tak terbatas dari Marvel Cinematic Universe dengan cara memperkenalkan karakter-karekter baru dan dunia Wakanda. Selama bertahun-tahun, rencana untuk meluncurkan kisah “Black Panther” ke dalam seri fikm Marvel Studios telah dibahas tapi akhirnya membuahkan hasil ketika Feige memilih untuk menampilkan Black Panther dalam film “Civil War” sebagai batu loncatan untuk film yang berdiri sendiri. Ini adalah langkah yang menghasilkan tanggapan langsung yang begitu positif dari penggemar.

Lebih penting lagi, ini memperkuat komitmen Marvel Studios untuk mengeksplorasi semua aspek Marvel Cinematic Universe (MCU), sekaligus memuaskan harapan penggemar yang cerdas dan penuh semangat dari genre komik maunpun penggemar film.

“Ini sudah lama ditunggu dan akhirnya tiba,” kata Feige tentang film Marvel Studios terbaru sebagai tambahan yang paling menarik tentang MCU.

“Sekarang Marvel Cinematic Universe sudah sangat terkenal, ini sesuatu yang penontot sudah paham, dan benar-benar menikmatinya. Saya pikir apa yang paling disukai orang tentang MCU adalah bahwa semuanya berbeda. Kami mencoba membuat semua film ini berdiri terpisah, dan dengan ‘Black Panther’ kami memiliki proyek yang tidak seperti apa yang telah kami lakukan sebelumnya. Kami memperkenalkan seorang Super Hero dari sebuah negara di tengah Afrika yang diselimuti kerahasiaan selama berabad-abad dan kemudian membuka kembali lapisan tersebut untuk menemukan bangsa yang sangat maju, melebihi apapun yang ada di planet ini.” Tentang Black Panther

Sebelum rilis resmi di bioskop pada 14 Februari 2018 ini, sejumlah awak media dan mitra Marvel menggelar nonton bersama di Tunjungan XXI, Tunjungan Plasa Surabaya, Jl Basuki Rahmat, pada Selasa 13 Februari 2018.

Marvel Studio ‘Black Panther’ mengikuti kisa T’Challa yang kembali ke negara asalnya di Afrika, yaitu Wakanda yang berteknologi maju untuk menjadi raja. Namun, ketika musuh lamanya muncul kembaliu, keberanian T’Challa sebagai raja – dan Black Panther – diuji saat dia masuk ke dalam konflik besar yang membuat nasib Wakanda dan seluruh dunia terancam.

“Black Panther” diperankan oleh Chadwick Boseman, dan didukung aktor/aktris Michael B Jordan, Lupitaa Nyong’o, Danau Gurira, Martin Freeman, Daniel Kaluuya, Letitia Wright, Winston Duke, Angela Basset, Forest Whitaker, dan Andy Serkis.

Film ini disutradarai oleh Ryan Coogler dan diproduseri oleh Kevin Feige bersama Louis D’Esposito, Victoria Alonso, Nate Moore, Jeffrey Chernov, dan Stan Lee sebagai produser ekskutif. Ryan Coogler & Joe Robert Cole menulis naskah ceritanya. (nurhadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *