Bos Agung Sedayu Group Kembali Diperiksa KPK Terkait Reklamasi Teluk Jakarta

aguan-dipanggil-kpk-dari-rihadin-3GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Bos PT Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma alias Aguan kembali diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk ketiga kalinya terkait kasus suap pembahasan Raperda yang mengatur reklamasi Teluk Jakarta, Selasa (17/5/2016). Ia diperiksa sebagai saksi untuk M Sanusi.

Aguan tiba di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, sekira pukul 08.40 WIB. mengenakan baju batik lengan panjang. Aguan didampingi beberapa koleganya dan langsung masuk ke ruang tunggu pemeriksaan tanpa memberikan keterangan.

Dalam kasus ini, KPK mendalami soal pertemuan di rumah Aguan tersebut. Bos Agung Sedayu Group itu pernah menjamu para anggota DPRD DKI pada akhir 2015 lalu. Nama yang disebut hadir adalah Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi, Wakil Ketua DPRD DKI Mohammad Taufik, Ketua Fraksi Hanura DPRD DKI Muhammad Sangaji dan Ketua Panitia Khusus Reklamasi DPRD DKI Selamat Nurdin.

Namun, M Taufik yang dikonfirmasi terkait pertemuan itu menolak berkomentar. Untuk diketahui, M Taufik sudah dua kali diperiksa terkait kasus ini dan ruang kerjanya juga telah digeledah.

Sebelumnya, KPK juga telah memeriksa Nono Sampono. Nono merupakan salah satu petinggi di PT Kapuk Naga Indah, anak perusahaan Agung Sedayu Group.

Untuk diketahui PT Kapuk Naga Indah, anak perusahaan Agung Sedayu Group yang menggarap 5 pulau di proyek reklamasi. Lima pulau tersebut antara lain Pulau A (79 Ha), Pulau B (380 Ha), Pulau C (276 Ha), Pulau D (312 Ha), dan Pulau E (284 Ha).(dtc/ziz)