BPOM Gerebek 3 Gudang Kosmetik Palsu di Banten, Ini Daftar Produknya

oleh
Barang bukti pembuatan kosmetik palsu yang diamankan di Banten.

GLOBALINDO.CO, SERANG – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menggerebek tiga gudang penyimpan kosmetik dan obat tradisional ilegal di kawasan Pergudangan Surya Balaraja, Serang, Banten. Penggerebekan ini merupakan pengembangan dari temuan BPOM DKI Jakarta di kawasan Kapuk Muara, Jakarta Utara.

“Produk yang ditemukan sekarang ini memiliki beberapa kesamaan dengan temuan di Kapuk Muara tersebut. Kami akan terus menelusuri lebih lanjut untuk mengungkap jaringan peredaran produk ilegal ini,” kata Deputi Bidang Penindakan BPOM, Hendri Siswadi, Selasa (7/8/2018).

BPOM menemukan sejumlah barang bukti berupa bahan produksi kosmetik dan alat kerjanya. Adapun diantaranya yaitu 3.830 tong bahan baku krim kosmetik, ribuan item produk kosmetik ilegal dan kadaluarsa, dan ribuan item produk jadi obat tradisional ilegal dan atau yang mengandung bahan kimia obat.

(Baca Juga: Polisi Gerebek Pabrik Kosmetik Palsu di Sunter Jaya Jakarta)

Ada pula 148 rol kemasan primer kosmetik dengan nilai mencapai lebih dari Rp 41,5 miliar.

Beberapa produk kosmetik dan obat ilegal yang ditemukan yaitu Temulawak Two Way Cake, New Papaya Whitening Soap, Collagen Plus, NYX Pensil Alis, MAC Pensil Alis, Revlon Pensil Alis, Pi Kang Shuang, Fluocinamide Ointment, dan Gingseng Royal Jelly Merah.

“BPOM RI menindaklanjuti temuan ini melalui proses pro-justitia guna mengungkap aktor intelektual. Seperti kami selalu sampaikan, kami terus bergerak memberantas peredaran produk ilegal di masyarakat”, kata Hendri.

Dari kejadian ini pelaku dikenakan Pasal 196 dan 197 Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak 1,5 miliar rupiah serta Pasal 62 Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Pelaku terancam hukuman penjara maksimal 5 tahun dan denda paling banyak Rp 2 miliar.(kcm/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *