Brace Rafael Silva Gagalkan Kemenangan Persebaya

oleh
Irvan Jaya mendapat pengawalan ketat dari pemain Barito Putra, Rizky Pora.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Persebaya Surabaya hanya meraih satu poin saat menjamu Barito Putra. Bermain di Gelora Bunggulan Tomo (GBT), Selasa (9/7) Persebaya dipaksa bermain imbang 2-2.

Bermain di hadapan puluhan ribu Bonek, pertarungan antara Persebaya dan Barito Putera berlangsung sengit dan cepat. Kedua tim berusaha menjebol gawang lawan masing-masing di menit awal, sehingga serangan silih berganti mewarnai duel ini.

Persebaya langsung beberapa kali mendapatkan peluang emas. Hanya saja, miskomunikasi dalam melakukan penyelesaian akhir membuat serangan yang sudah dibangung terbuang percuma. Terasa betul kehilangan Amido Balde dalam partai ini.

Kendati demikian, Barito Putera terlebih dulu menebar ancaman pada menit ke-37. Rizky Pora mencoba peruntungannya dengan melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, tapi dapat dipatahkan kiper Miswar Saputra.

Selang satu menit kemudian, Persebaya mendapatkan peluang emas. Menerima umpan dari sisi kanan serangan, Manuchekhr Dzhalilov yang berdiri bebas menyontek bola, namun melenceng di sebelah kiri gawang Adhitya Harlan, sehingga babak pertama ditutup dengan skor imbang tanpa gol.

Kembali dari ruang ganti Persebaya memulai babak kedua dengan tempo permainan yang lebih santai dan berusaha untuk lebih menguasai bola. Misbakus Solikin dkk. tampak berusaha untuk bisa memecah pertahanan Barito Putera demi menciptakan peluang.

Sebuah peluang emas didapatkan Persebaya pada menit ke-53. Berawal dari upaya Damian Lizio yang sabar mempertahankan bola di dalam kotak penalti Barito Putera, pemain asing Persebaya itu mengirim bola kepada Osvaldo Haay. Pemain muda asal Papua itu dengan lihai memantulkan bola dengan dadanya untuk Irfan Jaya. Sayang, tembakan keras Irfan Jaya masih bisa dihalau oleh Aditya Harlan.

Serangan bergelombang masih dilakukan Persebaya usai momen tersebut. Namun, berulang kali peluang emas didapatkan Persebaya, tetap gawang Barito Putera aman di tangan Aditya Harlan.

Lini pertahanan Barito Putera benar-benar mati-matian menghalau gempuran serangan Persebaya. Sejumlah peluang didapatkan Irfan Jaya dkk. masih mampu dihalau dengan baik oleh solidnya pertahanan Laskar Antasari.

Namun, Barito Putera justru berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-69 lewat Rafael Silva. Mendapatkan umpan silang dari sisi kiri, Rafael mendapatkan bola setelah Mokhamad Syaifuddin gagal menyapu bola dengan kepalanya. Rafael pun langsung melepaskan tembakan dari jarak dekat yang tak mampu dihalau Miswar Saputra.

Persebaya mencetak gol balasan pada menit ke-78 lewat sepakan jarak dekat Damian Lizio. Berawal dari penetrasi Ruben Sanadi di sisi kiri hingga memasuki kotak penalti Barito Putera, Ruben mengirimkan umpan tepat ke jantung pertahanan tim lawan yang disambar Damian Lizio dengan sontekan menjadi gol penyeimbang kedudukan.

Kebangkitan Persebaya ditandai dengan keberhasilan mereka membalik keunggulan pada menit ke-87 lewat gol Manu Jalilov. Pemain asal Tajikistan itu menanduk bola hasil umpan silang Ruben Sanadi.

Barito Putera pun mencoba untuk memberikan tekanan lebih di sisa waktu pertandingan. Hasilnya pun positif, Rafael Silva mencetak gol pada menit ke-90 setelah memaksimalkan umpan silang dari sisi kiri dengan tandukan kepala di depan Miswar Saputra.

Dengan demikian, Persebaya hanya memperoleh satu imbang dan dua kekalahan dalam tiga pertemuan di Liga 1. Kendati demikian, hasil ini menempatkan Persebaya di peringkat keempat usai mengoleksi nilai 12, sementara Barito Putera tetap di posisi ke-15 dengan empat poin. (bol/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.