Cak Imin ‘Gantung’ Dukungan untuk Jokowi

Presiden Jokowi dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

 

GLOBALINDO.CO, PADANG – Partai Kebangkitan Bangsa masih menggantung dukungan politik untuk Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019. Ketua Umum PKB Muahimin Iskandar memuji figur dan gaya kepemimpinan Jokowi, tetapi tidak bisa memastikan apakah partainya kaan memberikan dukungan kepada incumbent di Pilpres 2019 nanti.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menyatakan partainya masih akan memantau perkembangan politik hingga 2018. Sehingga dalam waktu dekat ini belum memastikan akan mendukung Jokowi di Pilpres.

“Belum, kami belum bersikap,” ujar Muhaimin setelah memberikan kuliah umum di Universitas Negeri Padang, Rabu (6/12).

Muhaimian mengatakan, PKB tidak ingin tergesa-gesa menetapkan calon presiden. Termasuk mendukung kembali Jokowi pada pilpres 2019.

Menurutnya, Jokowi termasuk capres yang akan diusung PKB. Sebab, Jokowi sudah banyak berbuat selama satu periode ini. Namun, Muhaimin mengatakan, PKB enggan membicarakan dukungan di pilpres 2019.

“Terlalu dini. Nanti akan mengganggu konsentrasi Presiden,” ujar politisi yang akrab disapa Cak Imin ini.

Cak Imin menyebut PKB akan menetapkan capres dalam musyawarah pimpinan pada pertengahan 2018. Ia juga akan bersilaturahmi dan berkoordinasi dengan para ulama.

Sebelumnya pada Juli lalu, politisi PKB, Maman Imanulhaq, mengisyaratkan dukungan partainya di Pilpres 2019 tetap akan berlabuh ke Jokowi. PKB, kata Maman, bahkan sudah menyiapkan Cak Imin sebagai calon wakil presiden untuk pemilu 2019.

“Wakil presidennya tetap, Cak Imin (Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar),” katanya.

Menurut Maman, PKB terus berkomunikasi intensif untuk membahas pencalonan Muhaimin pada pilpres 2019. Ia menilai tidak ada nama lain kecuali Muhaimin Iskandar yang berpeluang menjadi calon wakil presiden apabila Presiden Jokowi kembali maju.

Sejumlah partai sudah menyatakan dukungannya kepada Jokowi untuk pilpres 2017. Di antaranya Partai NasDem, Hanura, Golkar, PPP, dan PKPI, serta Perindo. (Baca: NasDem Godok Cawapres Jokowi dari Militer). (tpi/bmb)