Cari Ponsel, Polisi Geledah Rumah Dhani

No comment 33 views

Ahmad Dhani menjalani pemeriksaan di Mapolrestro Jakarta Selatan, Kamis (30/11). Di tengah pemeriksaan dirinya, polisi juga menggeledah rumahnya di kawasan Pondok Indah.

 

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Selain memeriksa Ahmad Dhani Prasetyo sebagai tersangka dugaan ujaran kebencian, hari ini (30/11) tim penyidik Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan juga menggeledah rumah kader Partai Gerindra itu di kawasan Pondok Indah Jakarta Selatan. Penyidik mencari sim card dan telepon seluler  yang digunakan musisi asal Surabaya itu untuk memposting status di twitter.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Iwan Kurniawan mengatakan pihaknya memutuskan melakukan penggeledahan setelah pengembangan yang dilakukan. Namun, Iwan enggan menjelaskan lebih rinci terkait ponsel yang kini tengah dicari pihak kepolisian.

“Dan dalam pemeriksaan ini berkembang kami harus melakukan tindakan untuk penggeledahan-penggeledahan oleh sebab itu kami lakukan dan semua kami lakukan berdasarkan kententuan aturan yang berlaku dan prosedur yang kami lakukan,” ujarnya di Mapolrestro Jakarta Selatan, Kamis (30/11).

Menurut Iwan, saat diperiksa hari ini, pentolan grup band Dewa 19 itu tidak membawa ponsel yang bias adibgunakan untuk update status di medsos.

“Ada barang bukti berupa handphone yang harus kami lakukan penyitaan, dan tadi sudah dijelaskan tapi pada saat kami lakukan pengecekan ternyata sudah tidak ada. Oleh sebab itu, kami harus lakukan penggeledahan untuk mencari barang bukti itu,” ucapnya.

Meski demikian, Iwan tidak bisa memastikan apakah Dhani akan ditahan atau tidak. Ia hanya mengatakan, penyidik menjalankan proses hukum sesuai prosedur yang berlaku.

“Jadi saya perlu jelaskan untuk barang bukti sesuai kami sudah tetapkan sebagai tersangka otomatis barang bukti sudah ada, tetapi ada barang bukti lain yang juga bisa melengkapi dalam proses penyidikan ini. Jadi kami upayakan untuk barang bukti itu sehingga dalam pembuktian itu sempurna, bukan berarti tidak ada barang bukti itu. Alat buktinya sudah ada,” tegas Iwan.

Sementara itu tim kuasa hukum Dhani, Razman Nasution mempersoalkan penggeledahan yang dilakukan polisi ke rumah Dhani yang berada di kawasan Pondok Indah. Menurut Razman, penggeledahan itu tidak sesuai prosedur yang berlaku.

Razman mengatakan, penggeledahan itu dilakukan untuk mencari ponsel dan kartu SIM (simcard) yang biasa digunakan sehari-hari oleh Dhani.

“Mencari simcard yang digunakan oleh Dhani tapi ini tidak sesuai prosedur. Dhani jadi bingung,” tuturnya.

Saat ini pemeriksaan terhadap Dhani pun dihentikan sementara untuk menunggu hasil penggeledahan yang dilakukan penyidik di kediamannya.

Dhani ditetapkan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian dan penistaan agama yang dilakukan Dhani melalui status di akun twitter pribadinya. Status itu berbunyi, “Siapa saja yang dukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya -ADP.” Postingan Dhani ini kemudian dilaporkan Jack Boyd Lapian. (cni/adi)