Daerah yang Punya Tiga Aspek Ini Rawan Konflik Pilkada

oleh
KPU dan Polri mewaspadai potensi konflik di Pilkada Serentak 2018 yang diperkirakan sangat besar.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Polri mengidentikasi daerah yang punya tiga aspek potensi konflik dalamPilkada serentak 2018. Ketiga potensi tersebut adalah daerah yang memiliki sejarah dan kecenderungan konflik, demografi besar, dan geografi luas.

“Tiga aspek itu yang mendapat perhatian. (Yang) punya potensi (konflik) Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, dan sebagainya,” ujar Wakapolri Komjen Syafruddin di Kantor Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jalan Jenggala 1 No 3 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (2/4).

Syafruddin mencontohkan pengamanan di Pulau Jawa akan memperhatikan demografi penduduk.  Sementara di Nusa Tenggara Barat dan Papua, Polri memberi perhatian pada aspek geografisnya.

Terkait persiapan pilkada serentak, Syafruddin menyatakan telah menyiapkan pasukan untuk pengamanan. Personel itu tidak hanya berasal dari Polri, tetapi juga TNI.

“Pengamanan pilkada semua sudah siap, backup kekuatan dari TNI sudah siap, unsur-unsur pemda juga sudah siap semuanya,” ucap Syafruddin.

“Persiapan terkait anggaran pun dinyatakannya telah cukup. Tinggal kita berdoa supaya pilkada aman,” tambahnya.

Ia memaparkan pimpinan TNI-Polri juga turun dalam pengamanan pilkada. Ini untuk mengukuhkan seluruh elemen masyarakat dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

“Itu yang dilakukan Panglima (Marsekal Hadi Tjahjanto) dan Kapolri (Jenderal Tito Karnavian), pangdam, kapolda, kapolres, dan dandim,” imbuh Syafruddin.

Langkah itu, menurutnya, diterapkan agar Polri dan TNI dapat bersikap apolitis dalam pilkada. Hal itu untuk mengingatkan TNI-Polri agar tetap netral dalam pilkada.  (dt/adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *