Daftar Kepengurusan Golkar Beredar, Ini Dia

No comment 476 views

daftar pengurus golkar (3)GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Meski belum secara resmi diumumkan, daftar pengurus baru Partai Golkar di bawah kepemimpinan Setya Novanto sudah beredar.

Dalam bocoran daftar kepengurusan baru Golkar yang berdera, Kamis (26/5/2016), ada 75 nama pengurus DPP Golkar. Namun sepertinya 75 nama itu belum seluruhnya, karena Golkar di bawah kepemimpinan Setya Novanto menyatakan akan menyusun kepengurusan dengan jumlah 150-an pengurus.

Dari daftar nama pengurus Golkar, bisa dikatakan ada sejumlah kejutan. Nurdin Halid, seperti yang sudah ramai diberitakan sebelumnya, diberi posisi Ketua Harian.

Kejutan lain ada di posisi Ketua Bidang Hubungan Legislatif dan Lembaga Politik yang diisi Yahya Zaini. Seperti diketahui, saat masih menjadi anggota DPR, Yahya Zaini pernah tersangkut kasus video mesum dengan pedangdut Maria Eva.

Nama lain yang terbilang kejutan adalah masuknya Fahd El Fouz Arafiq sebagai Ketua DPP Golkar bidang Pemuda dan Olah Raga. Seperti diketahui Fahd pernah mendekam di balik jeruji besi karena kasus korupsi Alquran.

Ada juga Sigit Haryo Wibisono. Sigit pernah divonis bersalah dan dihukum 15 tahun penjara dalam kasus pembunuhan terhadap Nasrudin Zulkarnain, Dirut PT Putra Rajawali. Dia bebas 6 September 2015 lalu.

Selain itu, loyalis Ade Komarudin tak ditampung dalam kepengurusan DPP. Tak ada nama Bambang Soesatyo, tak ada Achmadi Noor Supit, tak ada juga nama Firman Soebagyo, tiga orang loyalis Ade Komarudin yang kerap bersuara mengkritik Novanto dkk.

Mantan calon ketum Golkar yang masuk kepengurusan ada dua, yaitu Airlangga Hartarto yang menjadi Ketua Koordinator Bidang Perekonomian dan Indra Bambang Utoyo yang menjadi Ketua DPP Bidang Wilayah Sumatera-II (Jambi, Riau dan Kepri).

Seorang politikus Golkar yang pernah menjabat ketua DPP, menyebut dokumen daftar nama pengurus yang beredar itu versi Nurdin Halid. Namun dia mengatakan daftar itu belum final, masih bisa berubah.(dtc/ziz)

Berikut bocoran daftar pengurus baru DPP Golkar: