Dahlan Dibebaskan, Jadi Tahanan Kota karena Sakit

Mantan Menteri BUMN dibebaskan dari Rutan Medaeng setelah Kejati Jatim mengabulkan permohonan penangguhan penahanannya, Senin (31/10) malam. Tersangka kasus penyelewengan aset PT PWU, BUMD milik Pemprov Jatim itu kini berstatus tahanan kota.

Mantan Menteri BUMN dibebaskan dari Rutan Medaeng setelah Kejati Jatim mengabulkan permohonan penangguhan penahanannya, Senin (31/10) malam. Tersangka kasus penyelewengan aset PT PWU, BUMD milik Pemprov Jatim itu kini berstatus tahanan kota.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur mengabulkan penangguhan penahanan yang dimohonkan, Dahlan Iskan. Tersangka tersangka kasus penyelewengan aset PT Panca Wira Usaha, BUMD milik Pemprov Jatim itu langsung dibebaskan dari Rutan Medaeng dan mulai menjadi tahanan kota, Senin (31/10) malam.

Kepala Seksi Penyidikan Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Dandeni Herdiana, membenarkan informasi bahwa mantan Menteri BUMN itu dipulangkan ke rumahnya, sekitar Pukul 21.30 WIB. Menurut Dandeni, penangguhan penahanan itu mempertimbangkan kondisi kesehatan Dahlan yang menurun.

“Malam ini saudara DI (Dahlan Iskan) dipulangkan dari tempat penahanan,” katanya dikonfirmasi, Senin (31/10) malam. (Baca: Perlakuan Istimewa Kepala Rutan Medaeng, Dahlan Tak Ditahan di Sel).

“Keluarga besar yang bersangkutan juga siap menjadi penjamin. Dari istri, anak, hingga menantu,” imbuhnya.

Dalam surat permohonannya, itu juga dilampirkan surat keterangan dokter yang menyinggung kondisi kesehatan Dahlan Iskan. (Baca: Hati Dahlan Iskan Tak Orisinal, Keluarga Ajukan Penangguhan Penahanan).

Siang tadi, pemeriksaan Dahlan sebagai tersangka juga separuh jalan. Pada pukul 14.00 WIB, penyidik menghentikan pemeriksaan karena tensi darah Dahlan Iskan naik. Dia pun dipulangkan ke Rutan Medaeng.

Mantan menteri BUMN ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis pekan lalu dalam kasus pelepasan aset PT PWU. Ada sekitar 33 aset yang diduga dijual tanpa prosedur yang ditetapkan. (kc/gbi)