Dapat Paket Mencurigakan, Gedung Putih Ditutup

Gedung Putih Amerika Serikat ditutup dan dijaga ketat aparat kemanan setelah mendapat kiriman paket mencurigakan, Senin (30/5).

Gedung Putih Amerika Serikat ditutup dan dijaga ketat aparat kemanan setelah mendapat kiriman paket mencurigakan, Senin (30/5).

GLOBALINDO.CO, WASHINGTON DC – Markas Presiden Amerika Serikat, Gedung Putih (White House), ditutup (lockdown) sejak Senin (30/5) setelah digegerkan oleh adanya kiriman paket mencurigakan. Penutupan dilakukan untuk proses penyelidikan.

Kebijakan lockdown diberlakukan beberapa jam setelah Presiden Barack Obama kembali ke Gedung Putih setelah menyampaikan pidato “Memorial Day” di Arlington National Cemetery. Sementara Dinas Rahasia (Secret Servie) yang bertanggungjawab atas keamanan Gedung Putih dan Presiden AS terus menlakukan penyelidikan.

“Tim darurat, termasuk unit yang menangani materi berbahaya, dipanggil untuk menyelidiki paket tersebut,” pernyataan pihak Secret Service, seperti dikutip VOA Indonesia, Selasa (31/5).

Ini bukan pertama kalinya insiden keamanan melanda Gedung Putih dan pemberlakukan penutupan sementara. Pada 20 Mei, seorang pria ditembak oleh anggota Secret Service. Pria tidak dikenal itu diketahui mendekati Gedung Putih dengan membawa senjata.

Penembakan ini terjadi di 17th and E streets yang dikenal sebagai wilayah sayap selatan Gedung Putih. Bagian itu merupakan kantor dan tempat Presiden Barack Obama tinggal.

Kejadian diawali saat seorang pria yang membawa senjata itu mendekati pos keamanan setelah pukul 3.00 sore pada Jumat 20 Mei. Saat petugas Secret Service menyuruhnya berhenti, pria itu tetap mendekati Gedung Putih.

“Ketika pria itu tidak mengikuti apa yang diperintah pihak keamanan, dia ditembak satu kali oleh seorang agen Secret Service. Kini pria itu ditahan,” pernyataan pihak Gedung Putih.

Karena menderita luka tembak, pria itu pun dirawat di rumah sakit. Dikabarkan, pria yang tidak diketahui identitasnya berada dalam kondisi kritis.

Pihak berwenang mekakukan penyelidikan dari motif pria tersebut. Saat kejadian, Presiden Obama diketahui sedang bermain golf di luar Gedung Putih. (met/gbi)