Demo Perppu Ormas, Ribuan Massa dan Polisi Sesaki Gedung DPR RI

oleh
Sebagian massa demonstran penolak Perppu Ormas saat berada di depan gedung DPR RI.

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Ribuan massa peserta aksi demonstrasi berjubel bersama ribuan aparat kepolisian dan TNI menyesaki gedung DPR RI. Massa menyuarakan penolakannya atas Perppu Ormas yang Selasa (24/10/2017) hari ini bakal diparipurnakan oleh wakil rakyat.

Massa tampak mengalir ke depan Gedung DPR/MPR untuk menggelar aksi. Massa didominasi laki-laki, namun ada juga sejumlah perempuan yang ikut. Tampak massa yang datang mengatasnamakan diri dari Persaudaraaan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI).

(Baca Juga: 50 Ribu Alumni 212 Kembali Gelar Aksi Demo Tolak Perppu Ormas)

Massa juga membawa mobil komando dengan pengeras suara. Sejumlah spanduk yang menyuarakan penolakan terhadap Perppu Ormas juga dibawa ke lokasi. Ada juga terparkir sebuah ambulans dari Asosiasi Relawan Medis Islam Indonesia (ARMII).

Lalu lintas di depan Jalan Gatot Subroto mengarah ke Slipi terpantau padat namun masih mengalir. Nampak ada dua orang Polantas di lokasi berupaya mengatur arus lalu lintas.

Sementara itu, di depan Gedung DPR/MPR juga sudah terpasang kawat duri. Polisi juga sudah bersiaga di dalam kompleks parlemen tersebut.

Di sisi lain, sedikitnya 5.200 tim gabungan TNI dan Polri telah bersiaga mengamankan aksi. Tim gabungan telah usai melaksanakan apel persiapan pengamanan. Di lokasi juga tampak beberapa kendaraan taktis dan water canon.

Polri sendiri menyiapkan personel sebanyak 4.900 yang terdiri dari Polsek Tanah Abang, Polres Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya, pasukan Brimob Kelapa Dua dan Brimob Nusantara dari beberapa daerah. Sementara sisanya, merupakan personel dari TNI.

“Mereka dibagi di beberapa titik. Yang menjadi fokus pengamanan ini di area gedung DPR. Baik di depan, di belakang, dan seputar Gedung MPR/DPR,” kata Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Suyudi Ario Seto.

Kekuatan ini digunakan untuk mengantisipasi 5.000-10.000 massa pendemo yang diperkirakan akan hadir di sekitar Gedung MPR/DPR. Kawat berduri juga sudah dipasang di depan masing-masing pagar gedung yang berada di Jalan Gatot Sudirman. Selain itu, perisai dan tongkat untuk menghalau massa juga sudah disiapkan.

“Kalau jalan macet kita upayakan satu jalur dengan busway berjalan. Kalau massa membeludak, akan kami tutup dari Taman Ria atau di Ladogi. Kita arahkan ke Jalan Pemuda,” terang Suyudi.(dtc/ziz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *