Demokrat, NasDem dan Hanura Pimpinan OSO Lolos Verifikasi Faktual

oleh
Komisi Pemilihan Umum mendatangi Kantor Partai Hanura (kiri) dan Partai Demokrat (kanan) untuk melakukan verifikasi faktual. Kedua partai bersama Partai NasDem hari ini, Minggu (28/1) dinyatakan lolos verifikasi faktual atau memenuhi syarat (MS) sebagai peserta Pemilu 2019.

 

GLOBALINDO.CO, JAKARTA – Tiga partai politik dinyatakan lolos verifikasi faktual di tingkat pusat oleh Komisi Pemilihan Umum, Minggu (28/1). Selain Partai Demokrat dan NasDem, Partai Hanura yang baru dilanda perpecahan secara mengejutkan langsung dinyatakan lolos verifikasi setelah pendiri partai  Wiranto menunjuk Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai ketua umum di periode keduanya.

KPU pun mengakui Partai Hanura pimpinan Oesman Sapta Odang di tingkat pusat. Ada tiga hal yang diverifikasi, yakni terkait kepengurusan DPP Partai Hanura, keterwakilan 30 persen perempuan dalam kepengurusan, dan domisili kantor.

Komisioner KPU Hasyim Asy’ari mengatakan, pihaknya telah memiliki dokumen kepengurusan baik yang diserahkan oleh DPP Partai Hanura maupun dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

“Nah Hanura ini berdasarkan SK Kemenkumham dan setelah kami verifikasi, kepengurusan yang dianggap sah dalam SK Kemenkumham adalah di bawah kepemimpinan Ketum Pak Oesman Sapta Odang,” ujar Hasyim di Kantor DPP Partai Hanura, Gedung The City Tower Lt 18, Jakarta Pusat, Minggu (28/1).

Partai berikutnya yang dinyatakan lolos verifikasi faktual yakni Partai Nasdem. KPU menyatakan partai yang dibidani Surya Paloh ini Memenuhi Syarat (MS) sebagai peserta pemilu 2019 setelah persyaratan verifikasi telah dipenuhi.

KPU melakukan pengecekan dengan tiga indikaor yaitu kelengkapan anggota DPP partai, keterlibatan perempuan dalam pengurus DPP, dan domisili kantor partai. “Jadi semuanya dinyatakan memenuhi syarat (MS) ya dari dokumen yang disampaikan, dan faktanya sudah sesuai,” ucap Hasyim Asy’ari.

Setiap partai politik yang akan ikut serta dalam pemilu perlu diperiksa kembali kecocokan antara dokumen yang pernah diverifikasikan dan kenyataan di lapangannya. Hasyim menjelaskan bagaimana menjalankan proses verifikasi faktual dilaksanakan.

“Tentu kita ketemu orangnya langsung, dan juga melihat KTA dan KTP para pengurus, termasuk verifikasi perempuan dalam kepenguruaan DPP,” jelas Hasyim.

Terakhir, Partai Demokrat dinyatakan lolos verifikasi faktual  setelah sejumlah pengurus perempuan Partai Demokrat hadir dan menyerahkan KTP) dan KTA. Sehingga menggenapi syarat 30 persen keterwakilan perempuan dalam kepengurusan partai.

Verifikasi terhadap Partai Demokrat sempat diskors menunggu kehadiran pengurus perempuan. Syarat lainnya, jelas kepengurusan DPP hingga pengurus daerah, serta kejelasan kantor partai di pusat dan daerah.

“Tadi kita telah menyaksikan di bawah, yang pertama ibu Erma Farida, dan ada tiga pengurus perempuan sebelum magrib di mobil. Tadi ada ibu Vivi yang baru melahirkan, menyerahkan KTA dan KTP-nya,” ujar anggota Komisioner KPU, Viryan di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Minggu (28/1).

Dengan hadirnya tiga pengurus perempuan itu, syarat perihal perwakilan perempuan mencapai 30 persen. “Berdasarkan absen Partai Demokrat perempuan lebih dari 100 perempuan, dengan demikian kami hormati dan apresiasi khususnya pengurus perempuan,” ujarnya.

Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang alias OSO menyambut baik kedatangan tim verifikasi partai politik dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). OSO mengajak seluruh kadernya di daerah untuk mendukung kegiatan verifikasi yang dilakukan KPU.

“Apa yang disampaikan KPU tadi sudah jelas, bahwa Partai Hanura lolos berdasarkan verifikasi ini hari. Saya kira itu adalah langkah awal yang sebentar lagi saya sampaikan kepada seluruh Indonesia, pengurus DPD partai Hanura siap-siap juga untuk melayani KPU di daerah,” ucap OSO. (put/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *