Dewan Minta Keamanan JPO di Surabaya Ditingkatkan

oleh
Walikota Surabaya, Tri Rismaharini saat meresmikan JPO di Jalan Basuki Rahmat.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Surabaya dinilai masih butuh perhatian dan perawatan.  Penegasan itu disampaikan oleh anggota Komisi C (pembangunan) DPRD Kota Surabaya, Mochamad Machmud.

Machmud menuturkan, salah satu yang perlu diperhatikan oleh pemerintah kota terkait keberadaan jembatan penyeberangan orang adalah soal kenyamanan dan keamanan. Terlebih, JPO kerap dimanfaatkan para pejalan kaki.

“Pemkot Surabaya harus intens dalam merawat JPO di Surabaya. Terutama yang ada lift nya,” tegas Machmud, Rabu (27/12/2017).

Machmud menyebutkan, saat ini jumlah JPO di Surabaya sebanyak 23 jembatan. Menurutnya, faktor keamanan menjadi prioritas utama pengguna JPO. Salah satunya penggunaan CCTV yang harus ditambah di kawasan JPO.

“Pemkot harus mempertimbangkan segi keamanan yang jadi prioritas,” terang mantan Ketua DPRD surabaya ini.

Lebih jauh, politisi dari Partai Demokrat (PD) ini mendorong ditambahnya jumlah JPO. Terutama untuk kawasan padat penduduk. Menurut dia, seiring bertambahnya jumlah kendaraan kebutuhan jembatan juga harus dipertimbangkan.

“Dengan jumlah kendaraan yang terus bertambah, Pemkot juga harus mempertimbangkan untuk menambah jumlah JPO,” imbuhnya.

Dia menambahkan, pengguna jalan akan kesulitan jika harus menorobos jalan tanpa menggunakan JPO. Keselamatan menjadi utama baik itu untuk pejalan kaki maupun pengendara motor dan kendaraan.

“Titik-titik penambahan JPO harus ditambah namun harus jelas lokasinya,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Surabaya Irvan Wahyu Drajad mengatakan,  dari 23 JPO ada 13 yang sudah dipasang cctv. Sedangkan JPO lainnya masih dalam tahap penambahan cctv.

“Kami prioritaskan juga bagi pengguna jalan agar aman lewat cctv,” katanya.

Dia menambahkan, secara bertahap kebutuhan JPO pasti akan ditambah. Sehingga fasilitas bagi penyeberang jalan akan diutamakan.

“Penambahan akan diutamakan di kawasan arus lalu lintas yang ramai,” pungkasnya. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *