Dewan Minta Pemkot Atur Jarak Antar Reklame

No comment 18 views

Sejumlah reklame yang dipasang berjejer pada satu titik. Keberadaanya kini mulai disorot anggota dewan.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Banyaknya reklame yang berdiri pada satu ruas jalan di Surabaya, mendapat perhatian serius dari Ketua Komisi A (hukum dan pemerintahan) DPRD Kota Surabaya, Herlina Harsono Njoto. Herlina mendorong pemerintah kota melakukan pengaturan jarak antar reklame.

Menurut Herlina, di beberapa ruas jalan yang masuk kawasan terbatas memang jaraknya sudah ditentukan. Tetapi ada juga kawasan yang belum ditetapkan sebagai kawasan terbatas.

“Untuk reklame yang berdiri pada satu ruas jalan tertentu semestinya perlu ditertibkan,” ujar Herlina Harsono Njoto, Kamis (7/12/2017).

Politisi dari Partai Demokrat ini menegaskan, sektor reklame memang memiliki kontribusi yang cukup banyak dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, pemerintah kota mestinya juga memperhatikan estetika kota.

“Bila jarak diatur, semakin sedikit titik reklame bisa jadi lebih mahal. Karena orang akan berlomba memasang di titik itu jika letaknya strategis,” tutur Herlina.

Ia menambahkan, selain mengatur jarak antar reklame, pemerintah kota juga perlu mengatur jumlah reklame yang berdiri dalam satu persil.

“Berapa banyak reklame yang ada di satu titik ini juga harus diatur. Ini juga berkaitan dengan estetika kota,” paparnya.

Ketua Bapilu Partai Demokrat Surabaya ini mengingatkan, banyak reklame yang berdiri pada satu tembok besar ditempeli banyak reklame, juga berpotensi mengurangi kompetisi di daerah sekitar. Meskipun keberadaan reklame membuat suasana kota menjadi lebih hidup.

“Di tahun 2018 perlu ada pengaturan lebih lanjut tentang masalah pendirian reklame. Karena nanti kan ada perbaikan perda reklame,” pungkas Herlina. (bmb/gbi)