Dewan Minta Pemkot Upayakan Tempat Penampungan Bagi Korban Kebakaran Jambangan

Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Perhatian serius diberikan anggota Komisi D (pendidikan dan kesra) DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti pasca terjadinya kebakaran yang menekan korban jiwa di RT 01 dan 03 RW 02 Kelurahan Jambangan, Kecamatan Jambangan, kemarin.

Reni mengusulkan, agar Pemkot Surabaya mengupayakan tempat penampungan di rumah susun (Rusun) untuk para korban yang kehilangan tempat tinggal. Permintaan itu disampaikan Reni setelah mengunjungi rumah korban, Rabu (1/11/2017).

Dia meminta Dinas Tanah dan Bangunan Kota Surabaya secepatnya mengecek kembali unit Rusun Jambangan. Bila ada yang masih kosong bisa diprioritaskan unuk menampung para korban yang rumahnya terbakar ini.

“Pastikan dicek mana saja unit yang tidak ditempati. Selanjutnya biar ditempati korban kebakaran Jambangan yang jelas-jelas ber-KTP Surabaya berjumlah sekitar 9 kepala keluarga itu,” ujar Reni Astuti.

Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga meminta Pemkot Surabaya untuk memetakan perkampungan yang dinilai rawan terjadi kebakaran. Terutama perkampungan yang jumlah penduduknya padat.

Menurutnya, pemkot juga harus sering melakukan edukasi bahaya dan penanganan sementara terjadi kebakaran. Pendidikan semacam itu perlu digalakkan supaya masyarakat tahu langkah yang perlu dilakukan jiwa sewaktu-waktu ada kebakaran di kawasan permukiman.

“Dari kejadian ini perlu ada mapping (pemetaan) pemukiman rawan. Edukasi terhadap warga perlu juga dilakukan terkait upaya pencegahan,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran hebat terjadi di wilayah Jambangan, Surabaya, Selasa (31/10/2017). Api meludeskan tiga bangunan yakni sebuah Warkop, bengkel, dan pabrik roti.

Api diduga berasal dari bengkel sepeda motor yang lokasinya berdekatan. Kebakaran ini juga menewaskan seorang warga. Korban tewas diketahui bernama Sunardi (55), pemilik bengkel. (bmb/gbi)