Dewan Riset Nasional Apresiasi Kinerja Pemkot Surabaya

oleh
Wakil Ketua Dewan Riset Nasional, Prof Sudharto P Hadi (memegang buku) dalam salah satu acara.

GLOBALINDO.CO, SURABAYA – Kota Surabaya menjadi salah satu kota terdepan dalam penataan sistem transportasi perkotaan. Terlebih, Surabaya sudah mulai mengoptimalkan penggunaan tenaga terbarukan di perkantoran dan moda transportasi.

Berbicara dalam focus group discussion bertema “Energi dari Kota untuk Kota” perwakilan dari Dewan Riset Nasional (DRN) Dr Arnold Soetrisnanto mengapresiasi Surabaya yang disebutnya telah menerapkan berbagai poin paparan yang disampaikannya.

“Bukti nyatanya bisa dilihat dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Benowo yang telah mampu menghasilkan listrik,” ujar Arnold, Selasa (30/5/2017).

Terkait kemacetan di kota pahlawan, pria yang pernah berada di Surabaya pada 2007 silam ini menyatakan sekarang sudah jauh berkurang. Meskipun masih banyak ditemui kendaraan bermotor yang berlalu lalang.

“Kemarin saya jam 4 sore dari bandara ke hotel di daerah Gubeng, meskipun peak hour tapi tidak banyak mengalami kemacetan. Meskipun motor masih berseliweran. Dan itu memang tipikal transportasi di kota-kota di Indonesia,” terangnya.

Wakil Ketua Dewan Riset Nasional, Prof Sudharto P Hadi menambahkan, DRN merupakan lembaga nonstruktural yang dibentuk pemerintah untuk menggali pemikiran pihak-pihak yang berkepentingan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek).

Menurutnya, DRN bertugas membantu Menteri Riset dan Teknologi dalam merumuskan arah dan prioritas utama pembangunan Iptek. DRN juga berperan memberikan pertimbangan kepada menteri dalam penyusunan kebijakan strategis pembangunan nasional Iptek.

“Saat ini ada ketergantungan pada energi fosil. Dan itu terbatas. Mudah-mudahan policy dari kami bermanfaat untuk semua pihak,” ujarnya. (bmb/gbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *