Dicueki Saat Banjir, Ribuan Warga Bogor Ingin Pindah Jadi Warga Bekasi

warga bogor demoGLOBALINDO.CO, BOGOR – Karena merasa dicueki dan tak diurus saat bencana banjir melanda, ribuan warga perumahan Villa Nusa Indah 2, Bojongkulur, Gunungputri, Kabupaten Bogor menyatakan diri ingin menjadi warga Bekasi.

Warga mengaku iri dengan tetangga mereka di Bekasi yang pemerintah kotanya cepat tanggap. Ribuan warga ini pun menggelar aksi membawa poster dan spanduk. Warga mengancam bila dalam waktu dua pekan permintaan mereka terkait penanganan banjir tak digubris, ancaman mereka akan direalisasikan.

Setidaknya sudah dua pekan ini wacana ribuan warga Bekasi ini mengemuka. Beberapa waktu lalu seorang warga menyampaikan, keinginan pindah menjadi warga Kota Bekasi itu sebagai langkah protes.

“Keinginan kami ini sudah pernah kita sampaikan ke wakil Wali Kota Bekasi secara langsung. Kata dia silahkan, silahkan saja. Kita sampaikan waktu wakil walikota subuh keliling ke perumahan,” kata Trihernantyo, warga Blok Y Perumahan Villa Nusah Indah 2.

Banjir besar yang terjadi di Perumahan tersebut terjadi hampir setiap musim penghujan. Banjir bandang kerap terjadi saat Sungai Cikeas meluap. Tidak hanya itu, insfrastruktur jalan yang ada di sekitar wilayah Perumahan Villa Nusa Indah 2 dan menjadi akses warga, juga mengalami kerusakan parah. Perbaikan oleh Pemkab Bogor dinilai kuran maksimal dan kerusakan terus berulang.

“Sudah 22 tahun kami tinggal di sini. Tapi perhatian dari Pemkab Bogor, minim,” kata Tri.

Di Perumahan Villa Nusa Indah, ada 6 RW dan puluhan RT yang secara administratif masuk dalam wilayah Pemerintah Kabupaten Bogor. Saat ini, kata Tri, ada 6 RW sudah sepakat untuk pindah secara administratif ke wilayah Kota Bekasi. “Ada sekitar 10 ribu lebih warga yang sudah setuju, sudah melakukan tandatangan sebagai dukungan. Sudah 4 ribu orang yang tandatangan, dan dukungan ini terus bertambah,” terang Tri.(dtc/ziz)