Diduga Menggangu, Pemuda Diikat Sampai Meninggal Dunia

oleh

GLOBALINDO.CO, PONOROGO – Di duga menggangu tetangga Seorang pemuda M. Mulyono (35) warga Desa Bediwetan, Kecamatan Bungkal, Ponorogo diikat sampai meninggal dunia, Sabtu (3/2/2018) malam.

Awalnya, korban menggedor pintu rumah Marlohi. Sebab dia suka dengan anak Marlohi, Ika Cahyanti. Namun, tidak dibukakan pintu oleh tuan rumah.

Sampai bapak korban, Wateni dan saudaranya, Kadimun menenangkannya. Beberapa warga lain juga ikut menenangkan. Karena merasa korban tenang, bapak dan saudaranya mengambil borgol di tempat kepala desa.

Namun, alangkah kagetnya. Selang 20 menit kembali, korban sudah tidak bernyawa. Yang mengejutkan lagi ada seperti luka lebam di pelipis matanya.

“Cuma beda 20 menit saja. Saudara saya sudah meninggal dunia. Itu kan menjadi pertanyaan,” kata Kadimun, saudara korban, Senin (5/2/2018).

Dia mengatakan, beberapa pihak mempengaruhinya untuk mengatakan saudaranya sakit jantung. Namun, dia mengaku, korban tidak ada riwayat sakit jantung.

Sementara itu, Kapolsek Bungkal, Joko Suseno, mengatakan, memang ada kejadian tersebut. “Tapi hasil visum dan otopsi belum keluar,” tuturnya. (bj/boy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.